Berita Tanahlaut

Brigadir Rahmat Ajak Warga Desa Ujung Batu Tanahlaut Perangi Hoax

Hoax sudah semakin meresahkan. Saat ini semakin mudah orang tak yang bertanggung jawab membuat hoax karena didukung teknologi yang cangih.

Brigadir Rahmat Ajak Warga Desa Ujung Batu Tanahlaut Perangi Hoax
Polsek Pelaihari
Brigadir Rahmat Hidayat mengingatkan warga desa binaannya agar tak menjadi salah satu penyebar berita bohong. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Hoax sudah semakin meresahkan. Saat ini semakin mudah orang tak yang bertanggung jawab membuat hoax karena didukung teknologi yang cangih. Hal itu membuat pihak kepolisian turut gencar memberantas penyebaran hoax di masyarakat.

Bahkan penyebar hoax kini dianggap tak lagi kalangan warganet aktif melainkan juga masyarakat biasa yang memiliki smartphone.

Hal itulah yang mendorong Bhabinkamtibmas Desa Ujung Batu, Polsek Pelaihari, Polres Tanahlaut, Brigadir Rahmat Hidayat mengingatkan warga desa binaannya agar tak menjadi salah satu penyebar berita bohong.

Anggota Polsek Pelaihari ini mendatangi satu persatu rumah warga yang sedang berpenghuni dan sedang bersantai di teras rumah. Ia menyambangi satu persatu rumah untuk mengingatkan peranan masyarakat agar tak terpedaya hoax dan tak ikut menyebarkan hoax.

"Apalagi berita di media sosial yang dengan mudahnya dibagikan dan dibaca banyak orang, jadi kita minta warga agar berhati-hati dan tidak langsung percaya dengan informasi yang mereka baca," jelasnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (6/4/2019).

Baca: Jadwal Siaran Langsung Liga Spanyol 2019 Malam Ini, Barcelona vs Atletico Madrid, Real Madrid Main

Baca: SEDANG BERLANGSUNG! Live Streaming Indosiar Madura United vs Persebaya Semifinal Piala Presiden 2019

Baca: Jenggala Kalsel dan Golkar Gelar Pengobatan Gratis di Dua Lokasi di Kabupaten Balangan

Kini hoax bisa terang Brigadir Rahmat bisa dengan muda didapatkan di media sosial baik melalui WhatsApp atau melalui Facebook dan Instagram. Apalagi kini semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan media sosial diantara itu sehingga resiko mendapatkan berita hoax semakin besar.

"Kita sebagai bagian dari kepolisian yang paling dekat dengan masyarakat merasa terpanggil untuk ikut menyukseskan program Polri untuk berkontribusi secara nyata memberantas hoax ini," tambahnya.

Pada umumnya terang Brigadir Rahmat, informasi palsu atau berita palsu hoax di internet disebarkan ulang dengan cara salin dan tempel. Setelah disalin, konten diedit sedemikian rupa dan disisipi dengan ideologi hoaxers tanpa menyertakan link sumber.

"Apalagi dengan berita yang tidak ada sumbernya atau tidak jelas linknya maka patut diwaspadai," jelasnya.

Semakin banyak masyarakat yang sadar dan berhati-hati dengan informasi palsu maka harap Brigadir Rahmat situasi aman dan terkendali akan mudah diciptakan di masyarakat. Salah satu sumber perpecahan sebut Brigadir Rahmat adalah masyarakat yang percaya dan membagikan berita palsu.

(Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved