Berita HSS

Ada Anggota Keluarga yang Sakit & Lansia Buruan Lapor ke KPU HST, Bakal Dapat Layanan Ini‎

Warga Hulu Sungai Selatan yang memiliki keluarga sakit dan dirawat di rumah, maupun memiliki keluarga lansia yang tak bisa berjalan diminta melaporkan

Ada Anggota Keluarga yang Sakit & Lansia Buruan Lapor ke KPU HST, Bakal Dapat Layanan Ini‎
banjarmasinpost.co.id/hanani
KPU Fun Run 2019, start di Lapangan Lambung Mangkurat Kandangan, Minggu (7/4/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Warga Hulu Sungai Selatan yang memiliki keluarga sakit dan dirawat di rumah, maupun memiliki keluarga lansia yang tak bisa berjalan diminta melaporkannya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Pasalnya, mereka tetap memiliki hak suara dan bakal dilayani petugas KPPS ke rumah-rumah.

Imbauan tersebut disampaikan KPU HSS, pada kegiatan KPU Fun Run, di Lapangan Lambung Mangkurat, Minggu (7/4/2019).

Ketua KPU HSS Nida Guslaili, yang dikonfirmasibanjarmasinpost.co.id menjelaskan, mereka yang tak bisa datang ke TPS baik karena sakit atau faktor usia yang tak memungkinkan berjalan, bakal di datangi ke rumah, dengan diserta saksi dan pengawas TPS seperti halnya pasien-pasien di rumah sakit.

"Dengan catatan harus melapor ke petugas kami terlebih dahulu, dan terdata sebagai pemilih," kata Nida.

Adapun waktu pencoblosan, kata Nida, dilaksanakan serentak mulai pukul 07.00 wita sampai pukul 13.00 wita, Rabu 17 April 2019 mendatang.

Baca: Di Pemerintah Kabupaten Banjar Ada 14 Kepala UPT Mendadak Dimutasi, Ada Apa Ya?

Baca: Ustadz Yusuf Mansur Bongkar Kemiripan Kampanye Pilpres 2019 Prabowo Subianto dan Jokowi

Baca: SBMPTN 2019: UPDATE Jadwal Lengkap, Ingat UTBK 2019 Dimulai Tanggal 13 dan 14 April 2019

Sementara, mengenai distribusi logistik, sesuai Jadwal dilaksanakan 14 dan 15 April 2019 dari KPU Kabupaten ke Panitia Pemilihan Di Kecamatan (PPK).

"Sementara tak ada kendala. Kalau ada insya Allah bisa diatasi dengan lebih dahulu berkoordinasi dengan kepolisian, dalam hal ini Polres HST, dari TNI, Kodim 1002 Barabai serta pihak kecamatan. Sedangkan distribusi logistik ke lokasi yang dinilai rawan, baik karena masalah akses transportasi darat dan air, pengangkutan logistik diantisipasi dengan pengemasan berlapis dengan plastik antiair, sehingga jika terjadi hujan saat diperjalanan, logistik tetap aman," katanya.

Sementara itu, Polres HST sebelumnya menyebutkan empat lokasi TPS kategori rawan. Sehingga perlu pengawalan khusus, yaitu Ruamah Tahanan Negara Kandangan, rumah sakit-rumah sakit di Kandangan, Desa Haratai Kecamatan Loksado, serta Desa Hamak di Kecamatan Telaga Langsat.

Penetapan kategore rawan tersebut, menurut Kapolres HSS AKBP Dedy Eka Jaya, beberapa waktu lalu, karena alasan tertentu. Seperti Rumah Tanahan Negara, karena TPS khusus perlakuannya pun khusus karena melayani warga binaan.

Sedangkan di rumah sakit, TPS khusus melayani pasien dan keluarga yang ingin menggunakan hak pilih.

"Dua desa yaitu Haratai dan Hamak, rawan bukan karena ada potensi konfliknya, tapi lokasi yang dijangkau, sulit dicapai kendaraan roda dua, ditambah tak tersedianya jaringan selululer, sehingga hanya mengandalkan radio panggil," kata KabagOps Polres HSS Kompol Heri Munanto beberapa waktu lalu, usai gelar pasukan dalam rangka persiapan pengamanan Pemilu 2019.

Sementara itu, KPU Fun Run, salah satu ajang KPU menyosialisasikan kepada masyarakat agar datang ke TPS masing-masing 17 April mendatang. Bupati HSS H Acmad Fikry saat melepas peserta mengimbau masyarakat meluangkan waktu datang ke TPS menggunakan hak pilihnya sebagai warga negara yang baik.

"Suara masyarakat menentukan masa depan Indonesia. Salah satu indikator berhasilnya Pemilu adalah partisipasi masyarakat yang datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya,"kata Fikry. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved