Berita Tabalong

Flu Burung Serang Itik Milik Peternak, Pemkab Tabalong Berikan Bantuan Ini

Peternakan itik saat ini terus meningkat di Kabupaten Tabalong, banyak peternak baru yang membuat kandang dan memelihara itik dari petelor hingga peda

Flu Burung Serang Itik Milik Peternak, Pemkab Tabalong Berikan Bantuan Ini
banjarmasin post group/ reni kurnia wati
Ilustrasi Itik Alabio 

BANJARMASINPOST.CO ID, TANJUNG - Peternakan itik saat ini terus meningkat di Kabupaten Tabalong, banyak peternak baru yang membuat kandang dan memelihara itik dari petelor hingga pedaging.

Hal ini sebuah peningkatan berarti setelah beberapa tahun lalu para peternak itik terpaksa mengsongkan kandang karena adanya serangan flu burung.

Peningkatan ini didukung oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Tabalong melalui pemberian bantuan langsung kepada peternak juga telah dilakukan. Bantuan kepada peternak melalui kelompok ternak sangat membantu dalam pemeliharaan itik.

Seperti yang ada di Desa Hariang Kecamatan Benua Lawas yang saat ini banyak terdapat peternak itik dan mendapatkaan pengawasan dari Dinas Pertanian dan Peternakan.

Baca: LIVE beIN Sports 1! Link Live Streaming Everton vs Arsenal Liga Inggris Malam Ini, Cek Cara Nonton

Baca: Ketakutan Raffi Ahmad Jika Nagita Slavina Buka HP-nya, Teman Ayu Ting Ting Horor WA Dibaca Istri

Baca: Jadwal Live Streaming Trans7 MotoGP Amerika 2019, Valentino Rossi Ungguli Andrea Dovizioso Soal Inii

Pemerintah Daerah Kabupaten Tabalong melalui Dinas Perikanan dan Peternakan memberikan bantuan 2000 ekor kepada satu kelompok peternakan, kelompok peternakan memiliki 20 anggota sehingga setiap anggota mendapatkan 200 ekor anakan itik atau petelur dara.

Bantuan ini diberikan dengan harapan bisa kembali mengembangkan budidaya ternak itik di Kecamatan Benua Lawas. Mengingat pada 2016 sempat mewabah virus flu burung yang menyebabkan banyak itik yang mati.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Johan mengatakan dalam satu hari dapat menghasilkan 145 butir telur yang dijual dengan harga Rp 1800 berbutir. Peternak tak perlu susah menjual karena para pembelilah yang langsung datang untuk membeli.

"Peminat pembeli sangat banyak, dan ini menjadi bukti bahwa kualitas telur Desa Hariang dan Bungin sangat bagus dengan harga yang kompetitif," ujarnya.

Saat ini peternak itik bisa menghabiskan satu sak pakan dalam waktu lima hari, biaya yang dibutuhkan memang cukup tinggi. Dan untuk meningkatkan keuntungan dan pengembangan peternak itik Pemerintah Daerah berencana membantu mesin pengolah pakan.

Dengan memiliki mesin pengolahan pakan maka para peternak bisa menekan biaya produksi dan meningkatkan keuntungan. Dalam waktu satu tahun bisa membuka dan membantu 200 kelompok ternak, diharapkan dalam lima tahun kedepan 1000 kelompok peternak bisa dibantu dan berkembang di Kabupaten Tabalong.

"Itik Bungin nantinya bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan itik di daerah namun juga dijual keluar daerah," ujarnya.

Dengan adanya mesin pakan itik akan semakin mengurangi biaya modal dan meningkatkan keuntungan para perernak itik.

(Banjarmasibpost.co.id/Reni Kurniawati)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved