Berita Regional

Kasus Mutilasi Guru Honorer Kediri, Polisi Buru Dua Pelaku, Curigai Berasal dari Komunitas Budi

Dua orang menjadi target buruan polisi setelah dicurigai sebagai terduga kuat pelaku mutilasi guru honorer Kediri, Budi Hartanto (28).

Kasus Mutilasi Guru Honorer Kediri, Polisi Buru Dua Pelaku, Curigai Berasal dari Komunitas Budi
Instagram
Budi Hartanto, Guru Honor Kediri yang tewas dibunuh dengan cara dimutilasi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SURABAYA - Kasus pembunuhan dengan cara dimutilasi yang menimpa Budi Hartanto (28), di Kediri akhir pekan lalu, mulai menemui titik terang.

Dilansir dari Surya.co.id, dua orang menjadi target buruan polisi setelah dicurigai sebagai terduga kuat pelaku mutilasi guru honorer  Kediri, Budi Hartanto.

Polisi menduga pelaku mutilasi berasal dari komunitas Budi Hartanto. Pelaku juga mengenal korban secara dekat.

Kedekatan itu karena ada kesamaan komunitas atau lingkungan sosial. Dan pelakunya tidak sendirian, alias lebih dari satu orang.

Hal itu diungkapkan oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera kepada awak media, Sabtu (6/4/2019). 

"Pelaku diperkirakan sangat dekat dan sangat mengenal korban," beber Barung.

Baca: Ivan Gunawan Saingi Kemesraan Shaheer Sheikh Pada Ayu Ting Ting, Lihat Perhatiannya Pada Ibu Bilqis

Baca: Momen Raffi Ahmad Kisahkan Mantan Dari Tyas Mirasih Hingga Yuni Shara Pada Nagita Slavina

Baca: Vanessa Kecewa Dibooking Menteri Rp 60 Juta untuk Short Time, Hanya Terima Rp 35 Juta

"Karena berhubungan juga dengan lingkungan atau komunitas yang sedang digeluti oleh korban," lanjutnya.

"Jadi bukan pelaku tunggal. Artinya pembunuhan itu ada yang membantu atau memperlancar," ujarnya.

Setelah kasus mayat dalam koper tanpa kepala yang jadui korban guru honorer Budi Hartanto, penyidik Polda Jatim memeriksa 16 orang saksi. 

Namun, polisi mencurigai dua orang teman korban di luar dari 16 saksi tersebut. Dua orang yang dicurigai itulah diduga kuat sebagai pelaku mutilasi guru honorer Budi Hartanto.

Halaman
1234
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Surya Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved