Berita HSS

Warga Muning Olah Sepat Kering Jadi Produk Unggulan, Ini Kelebihan Ikan Asin Mereka

Warga Desa Muning, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, terkenal sebagai pengolah ikan sepat kering.

Warga Muning Olah Sepat Kering Jadi Produk Unggulan, Ini Kelebihan Ikan Asin Mereka
banjarmasinpost.co.id.hanani
Pengrajin ikan sepat kering di Desa Muning, Daha Selatan, Hulu Sungai Selatan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN- Warga Desa Muning, Kecamatan Daha Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan, terkenal sebagai pengolah ikan sepat kering. Ini didukung dengan sumber daya ikan sepat yang berlimpah di desa tersebut.

Sepanjang jalan desa yang juga akses ke kecamatan Daha Selatan, Daha Utara dan Daha Barat, dengan mudah ditemukan para ibu sedang menjemur ikan sepat, dan dijual langsung di pinggir jalan depan rumah.‎

Seperti pantauanbanjarmasinpost.co.id, Kamis lalu, sejumlah perempuan pengolah ikan asin berjejer di pinggir jalan, menanti pembeli yang mampir membeli ikan Sepat mereka.

Baca: Respons Umi Pipik Saat Mulan Jameela Ikuti Kampanye Akbar Prabowo-Sandi, Meski Sedang Umrah

Baca: Sekda dan KPU Imbau Warga Jangan Golput, Sarmuji Optimis Partisipasi Masyarakat Meningkat

Baca: Bocoran Rizky Febian Soal Calon Istri Sule pada Suami Nagita Slavina, Raffi Ahmad, Naomi Zaskia?

Baca: Bakantan Temuan Warga Desa Sungai Salai Hilir Mati,  Bangkainya Dibuang ke Sungai Margasari 

Adapun keunggulan ikan sepat di desa tersebut, bersih, tidak terlalu asin, namun tetap awet disimpan di lemari es. Tersedia juga ikan setengah kering, jenis sepat dan haruan yang hanya sedikit diberi garam sehingga tak asin.

"Kalau yang setengah kering, kalau mau awet disimpan di lemari es. Kalau yang sangat kering simpan di suhu normal saja tetap awet,"ungkat Zaitun, pengolah ikan sepat dan haruan kering dari Desa Muning.

Selain rasa yang tak terlalu asin, para perajin membuat penampilan ikan lebih menarik, karena disusun rapi hingga satu sama lain saling nempel. Ada yang berbentuk bundar dan persegi empat.

Harga untuk satu kilogram ikan sepat kering kecil, Rp 60 ribu perkilogram. Namun, bisa beli 250 gram, atau per ons. Sedangkan sepat ukuran agak besar dan setengah kering (baru dijemur sehari) maupun ikan haruan kering setengah basah juga Rp 80 ribu, per kilogram.

"Satu kilogram sepat lumayan banyak,"kata Zaitun. Menurutnya, semua warga desa itu tak menjualnya ke pasar, tapi cukup di pinggir jalan, sudah banyak pembeli dari berbagai daerah yang datang.

Pembeli ikan sepat, saat mempir membeli sepat kering usai berkunjung ke Daha Selatan.
Pembeli ikan sepat, saat mempir membeli sepat kering usai berkunjung ke Daha Selatan. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Selain dibeli pedagang pengumpul, juga dibeli secara eceran oleh mereka yang melintas pulang dari wilayah perairan yang dikenal dengan sebutan Nagara, yang kini dipecah dalam tiga kecamatan Daha tersebut.

Zainab, perajin ikan sepat olahan lainnya mengatakan, produksi ikan sepat di desa tersebut masih berlimpah, sehingga hampir sepanjang musim tersedia. Para pria di desa tersebut bertugas menangkap ikan menunggunakan ringgi, hancau dan alat tangkat tradisional lainnya, selanjutnya di olah menjadi sepat kering.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved