Berita Banjar

Banjar Tetapkan Kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan di 11 Kecamatan

Pemkab Banjar berkomitmen untuk mempertahankan Kabupaten Banjar sebagai lumbung beras atau Kindai Limpuar.

Banjar Tetapkan Kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan di 11 Kecamatan
banjarmasinpost.co.id/M Hasby S
Konsultasi Publik Pertahankan Kabupaten Banjar Jadi Kindai Limpuar di aula Barakat Pemkab Banjar, Senin (8/4). 

BANJARMASINPOST.CO.ID- MARTAPURA - Pemkab Banjar berkomitmen untuk mempertahankan Kabupaten Banjar sebagai lumbung beras atau Kindai Limpuar.

Upaya mempertahankan kindai limpuar ini, dilakulakukan dengan menetapkan kawasan lahan pertanian pangan berkelanjutan dalam revisi RTRW Kabupaten Banjar yang diproyeksikan sebesar 21.651 hektar yang tersebar di 11 Kecamatan.

Kepala Dinas PUPR Banjar, M Hilman mengatakan, 11 kecamatan itu adalah Kecamatan Gambut, Kertakhanyar, Sungaitabuk, Martapurabarat, Beruntungbaru, Tatahmakmur, Martapurakota, Aluhaluh, Kecamatan Karangintan, Astambul dan Martapuratimur.

Baca: Suami Paula Verhoeven, Baim Wong Tolak Tawaran Iklan Usai Jadi Youtuber? Ada Kisah Dibalik Ini

Baca: Pencarian Korban Longsor Pendulangan Intan Berlangsung Dramatis,  Berikut 7 Fakta Proses evakuasi

Baca: UNBK Hari Terakhir di 155 Madrasah Aliyah di Kalsel Berjalan Lancar, Siswa Terlihat Tegang

Baca: Segini Jumlah Guru Honorer di Banjar yang Bermasalah dengan SK Tugas, Sulit Dapat Sertifikasi

Oleh sebab itulah, sebelum disyahkan menjari revisi Perda RTRW Kabupaten Banjar, pihaknya menggelar Konsultasi Publik dengan mengundang pihak terkait di aula Bakarat Pemkab Banjar, Senin (8/4).

Pada Konsultasi Publik terkait penetapan kawasan untuk pertanian pangan berkelanjutan, dimana terdapat lahan pertanian berkelanjutan dan cadangan pangan berkelanjutan.

"Jelas untuk menjaga ketahanan pangan daerah sampai nasional, maka perlu menetapkan lahan-lahan tersebut pada revisi RTRW Kabupaten Banjar yang saat ini ini masih proses dilegalisasikan,dan salah satu persyaratan dari kementerian ATR harus ditetapkan kawasan untuk pertanian pangan berkelanjutan," katanya.

Hilman mengatakan, pihaknya mengundang stakeholder terkait menjaga ketahan pangan, mulai dari hitung-hitung analisisi pola ruang pemanfaatan kedepannya.

Terlebih nantinya Kabupaten Banjar akan mendapatkan bantuan infrastruktur-infrastruktur dasar terkait irigasi kawasan lahan pertanian berkelanjutan.

"Sehingga daerah atau kawasan-kawasan yang melewati irigasi ditetapkan sebagai kawasan lahan pertanian berkelanjutan, ada sebelah kecamatna, lainnya adalah daerah cadangan," imbuh Hilman.

Dalam pola-pola RTRW nantinya dibagi lagi berdasarkan analisa-analisa pembangunan, membagi pola sektor budidaya, sektor kawasan lindung dan disebutkan Hilman seperti di wilayah Kabupaten Banjar ada kawasan hutan lindung.

Sekda Banjar, H Nasrun Syah mengatakan, sudah jelas dan tegas bahwa Kabupaten Banjar tetap mempertahankan sebagai wilayah penyangga pangan, Kabupaten Banjar menjadi Kindai Limpuar. Melalui Revisi Rencana Tata Ruang inilah upaya mempertahankan lahan abadi.

"Melalui Konsultasi Publik ini maka didiskusikan juga pertumbuhan penduduk yang memerlukan bangunan, maka perlu penataan lagi. Ada semacam pengetatan khusus jika memang lahan pertanian untuk mengakomodir seiring pertumbuhan penduduk untuk dibangun perumahan, misalnya tidak menjual rumahnya," katanya.

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Banjar, M Fachry menambahkan, selama ini alih fungsi lahan sulit dikendalikan sebagai dampak perkembangan pembangunan dan peradaban, seiring jumlah penduduk semakin bertambah.

Baca: Video Jadul Ahmad Dhani Tak Karuan di Hadapan Mama Lauren, Ada Maia Estianty & Mulan Jameela

Baca: Kontraktor Banjar Ngeluruk ke DPRD, Ini Aspirasi yang Disampaikan

Salah satu upaya adalah dengan mengintensifkan dan peningkatan index pertanaman dari satu kali tanam menjadi dua kali tanam dalam setahun, untuk meningkatkan produktiftas dan produksi.

Pada Konsultasi Publik tersebut hadir Ketua DPD REI Kalsel, Royzani Sjachril, Kepala BPN Kabupaten Banjar, Amran Simatupang, serta dari PUPR Provinsi Kalsel, turut hadir para Camat di Kabupaten Banjar. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved