Kriminalitas Tanahlaut

Guru Ngaji di Camp Perusahaan di Batuampar Cabuli Tiga Bocah, Pelaku Dijebloskan ke Sel

AF diketahui melalukan pencabulan dengan cara memasukkan jarinya ke dalam organ intim anak dibawah umur yang menjadi murid ngajinya.

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Keceriaan Bunga (7) bukan nama sebenarnya harus terenggut akibat ulah guru ngajinya AF (47).

Jika sehari-hari Bunga rajin belajar di masjid Arrahman, Camp PT Candi Arta RT 12 RW 02 Desa Tajau Pecah Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Tanahlaut Kalimantan Selatan, kini aktivitas itu tak dia lakukan lagi.

Bunga tak mau lagi belajar mengaji, setelah kelakuan bejat AF yang melakukan pencabulan kepadanya dan dua orang temannya yang juga sama-sama mengaji di masjid terbongkar.

AF diketahui melalukan pencabulan dengan cara memasukkan jarinya ke dalam organ intim anak di bawah umur yang menjadi murid ngajinya.

Diketahui peristiwa yang terjadi pada Kamis (28/2/2019) lalu, telah dilaporkan oleh pihak perusahaan tempat ketiga keluarga korban bekerja.

Kades Tajau Pecah, Salam membenarkan adanya pencabulan di masjid di desanya. Namun terang Salam kejadian tersebut terjadi di wilayah perusahaan sehingga tak banyak informasi yang ia dapatkan. Terlebih kawasan camp berada jauh dari lokasi ketua RT setempat.

Namun terang Salam berdasarkan data yang diberikan oleh Polsek Batu Ampar kepadanya AF yang juga sebagai kaum masjid sudah sekitar lima bulan menjadi kaum masjid.

Terkait jumlah murid ngaji yang dipimpin AF, Salam kepada Banjarmasinpost.co.id, Senin (8/4/2019) tak mengetahui jumlahnya.

"Karena kalau wilayah camp itu mereka juga jarang koordinasi,"ucapnya.

Kejadian tak senonoh itu terangnya sudah dilaporkan oleh PT Candi Arta ke Polsek Batu Ampar untuk ditindaklanjuti.

Sementara Kapolsek Batu Ampar Iptu Darso yang dikonfirmasi membenarkan kejadian pencabulan.

"Sekarang sudah mau tahap satu berkasnya," ujarnya.

Diketahui korban pencabulan AF mengalami trauma dan tak mau belajar mengaji lagi ke masjid sebelum guru ngajinya diganti.

Akibat ulah bejat AF warga asal Desa Sabuhur Kecamatan Jorong ini diketahui hukuman Tindak Pidana pencabulan anak dibawah umur Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 81 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI No. 23 Tahun 2012 tentang Perlindungan Anak.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved