Berita Banjarmasin

NEWSVIDEO : KPU Banjarmasin Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pemilu 2019

Layaknya pemungutan suara, warga yang datang ke TPS disediakan kursi tunggu. Kemudian dipanggil oleh KPPS serta diberikan surat suara untuk mencoblos.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - KPU Kota Banjarmasin menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara untuk Pemilu 2019, Selasa (9/4/2019).

Kegiatan tersebut diadakan di Stadion 17 Mei, jalan Japri Zam-Zam Banjarmasin.

Satu TPS berdiri di halaman stadion tersebut. Ratusan warga juga secara bergantian mendatangi TPS itu. Mereka nampak antre menunggu nomor pendaftaran dipanggil.

Layaknya pemungutan suara pada umumnya, warga yang datang ke TPS disediakan kursi tunggu. Kemudian dipanggil oleh KPPS serta diberikan surat suara untuk dicoblos.

Ada lima surat suara yang diserahkan, yakni surat suara Capres dan Cawapres, warna abu-abu, surat suara DPRD Kota Banjarmasin warna hijau, DPRD Provinsi warna biru, DPR RI warna kuning dan DPD RI berwarna merah.

Baca: Tim BPN Prabowo Sandi Tak Sanggup Tertibkan Alat Peraga Kampanye yang Dipasang Relawan

Lima surat suara tersebut rupanya tak semua benar-benar menampilkan gambar surat suara yang bakal digunakan pada Pemilu 17 April nanti.

Tiga surat suara, yakni DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kota atau Kabupaten tidak memperlihatkan gambar partai yang menjadi peserta Pemilu. Namanya pun tidak dicantumkan. Melainkan menggunakan lambang partai dengan nama buah-buahan.

Uji coba kali ini merupakan pertama kali yang diadakan oleh KPU Kota Banjarmasin. Disampaikan oleh Komisioner KPU Kota Banjarmasin, Gusti Makmur, simulasi cukup satu kali saja. Ditambah lagi waktu pelaksanaan yang sudah dekat membuat simulasi lain tidak bisa dilakukan.

Warga Banjarmasin Tengah, Adisa Putri yang mencoba simulasi tersebut menilai acara yang digelar cukup bagus. Sehingga secara tidak langsung, warga bisa merasakan bagaimana mencoblos nantinya. Terlebih surat suara yang harus dipilih bisa dikatakan lebih banyak dibanding lima tahun sebelumnya.

Baca: Bupati Abdul Wahid Ingatkan Masyarakat Gunakan Hak Pilih Pada Pemilu 2019

“Simulasinya bagus, pemanggilannya cepat juga dan gak ribet serta gak buang-buang waktu,” ucap Adisa yang saat ini sedang menempuh pendidikan semester akhir di FEB Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin.

Ia mengatakan ketika hari H nantinya, masyarakat tidak perlu enggan untuk menyediakan waktu memilih pemimpin. Ketika di TPS pun ujarnya cukup lima menit untuk pilihan lima tahun ke depan.

Tak ada kendala yang dihadapi Adisa saat pencoblosan. Namun ia akui ada surat suara yang cukup besar, sehingga untuk melipatnya perlu perhatian lebih.

Ia juga menilai, KPU Kota Banjarmasin tidak memperlihatkan keberpihakan pada pelaksanaan tersebut. Telihat dari gambar partai yang menggunakan nama-nama buah. Sehingga pilihan pun tetap bisa dirahasiakan.

Ia sendiri sudah memiliki pilihan untuk kelima surat suara yang nantinya bakal dicoblos. Adisa percaya dan meyakini pilihannya sendiri tanpa harus mengikuti orang lain.

Baca: Tiga Kecamatan di Tapin Ini Jadi Prioritas KPU Untuk Pendistribusian Logistik Pemilu 2019 

Pada simulasi itu pula, Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Drs Sumarto dan Dandim 1007/Banjarmasin Kol Inf Nopid Arif juga memantau kegiatan. Keduanya meski tidak bersamaan, namun sama-sama menyempatkan waktu untuk melihat proses simulasi.
(Banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved