Berita Kabupaten Banjar

Waw, Harga Kayu Sengon Bisa Tembus Segini, Pemprov dan Pemkab Banjar Gencarkan Penghijauan

Penanaman pohon penghijauan terus digencarkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan maupun Pemerintah Kabupaten Banjar.

Waw, Harga Kayu Sengon Bisa Tembus Segini, Pemprov dan Pemkab Banjar Gencarkan Penghijauan
Banjarmasinpost.co.id/idda royani
Kalapas Narkotika Kelas 2A Karangintan Supari (kiri) dan Kasi Perlindungan Hutan KPH Kayutangi Dishut Kalsel Juli Rama melakukan penanaman bibit pohon penghijauan, Jumat (22/03/2019) pagi. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Penanaman pohon penghijauan terus digencarkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan maupun Pemerintah Kabupaten Banjar. Pasalnya, selain berfungsi menghijaukan kembali lahan terbuka, juga memiliki nilai ekonomis tinggi.

Contohnya jenis kayu Sengon yang harganya bisa menembus hingga Rp 1,3 juta per meter kubik.

"Kalau diameternya 40 sentimeter ke atas, harganya memang jutaan," sebut Juli Rama, kasi Perlindungan Hutan, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kayutangi, Selasa (09/04/2019).

Jika diameternya 30 sentimeter ke bawah, harga per kubiknya Rp 250 ribu dan jika diameternya antara 30-40 sentimeter harganya sekitar Rp 600 ribu. "Jadi, cukup menggiurkan. Karena itu sangat bagus jika petani gemar menanam kayu hutan," tandasnya.

Usia panen kayu Sengon juga tak terlalu lama. Sekitar lima hingga tujuh tahun sudah bisa dipanen. "Hampir sama dengan jenis kayu Jabon. Harganya pun juga kurang lebih sama," sebut Juli.

Baca: Disdik HSS Gelar Lomba Cerdas Cermat Permuseuman Hingga Peragaan Busana Pahlawan, Ini Tujuannya

Pasarnya pun prospektif. Di Kota Banjarmasin saja ada perusahaan plywood yang tiap saat siap menampung.

Dikatakannya, Sengon termasuk jenis tumbuhan fast growing atau cepat pertumbuhannya. Itu sebabnya jenis kayu ini juga banyak dibiakkan oleh Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan.

Beda dengan jenis kayu Mahoni dan Meranti yang masa panennya lumayan lama. Namun harga jenis kayu ini juga cukup bagus. Karena itu pula kedua jenis kayu ini juga dibiakkan oleh Dinas Kehutanan Kalsel.

"Mahoni masa panennya sekitar 25 tahun. Kayu Meranti bahkan lebih lama lagi yakni 40-an tahun karena pertumbuhannya dalam setahun cuma satu sentimeter," beber Juli.

Meski lama usia panennya, namun harga jualnya juga mahal. Kayu Meranti harga per meter kubiknya saat ini tembus Rp 1,8 juta. Sedangjab jayu Mahoni harga per meter kubiknya Rp 800 ribu.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved