Berita Banjarmasin

Menjual Elpiji 3 Kg dengan HET, Pemilik Pangkalan ini Sering Didatangi Preman

Pemilik Pangkalan Elpiji Toko Jaya Loka di Jalan Veteran, Banjarmasin, Adi bahkan mendefinisikan usahanya menyalurkan elpiji 3 kg sebagai murni

Menjual Elpiji 3 Kg dengan HET, Pemilik Pangkalan ini Sering Didatangi Preman
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Rabu (10/4/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pemilik Pangkalan Elpiji Toko Jaya Loka di Jalan Veteran, Banjarmasin, Adi bahkan mendefinisikan usahanya menyalurkan elpiji 3 kg sebagai murni pengabdian.

Menurut Adi, keuntungan bersih yang diterimanya dari setiap penjualan satu tabung elpiji 3 kg hanya di angka Rp 1.500.

Jumlah tersebut juga menurutnya belum pernah berubah sejak bertahun-tahun lalu menjalankan usaha pangkalan elpiji.

Padahal menurut Adi, selain biaya operasional pegawai, masih banyak risiko lainnya seperti tabung hilang, bocor, rusak dan yang lainnya yang juga menjadi risiko pengelola pangkalan.

"Kami setuju kalau ada penyesuaian harga," kata Adi.

Konsisten menjual elpiji 3 kg dengan harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemerintah yaitu Rp 17.500 per tabung, menurut Adi juga menjadi tantangan tersendiri.

Baca: Meski Harga Gas Elpiji 3 Kg Tujuh Tahun Belum Direvisi, Hiswana Migas Konsisten Memastikan ini

Baca: Senasib Gisella Anastasia & Wijaya Saputra, Jessica Iskandar & Richard Kyle Juga Dikritik Karena Ini

Baca: Siswi SMP Audrey Dikeroyok & Disiksa Siswi SMA Atta Halilintas & Hotman Paris: Pelaku Harus Diadili

Baca: 10 Tahun Alami Hal Mistis, Istri Kedua Clift Sangra Nana Mahliana Kerap Didatangi Ratu Horor Suzanna

Pasalnya, Adi mengakui, tokonya sering didatangi preman yang ingin membeli elpiji 3 kg padahal tidak tercatat dalam daftar pembeli yang berhak sesuai data penerima elpiji bersubsidi.

"Mereka mau paksa beli, karena dengan harga Rp 17.500 mereka bisa jual jauh lebih tinggi bisa Rp 25.000 bahkan Rp 27.000 di eceran," kata Adi.

Hingga saat ini, melalui Pangkalannya Adi menyalurkan sebanyak 1.500 tabung elpiji 3 kg setiap bulannya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved