Berita Banjarmasin

3 Jembatan Sungai Lulut Ditarget Rampung Akhir 2019, Pemko Diminta Sterilkan Lahan Sebelum Juni

Dinas PUPR Provinsi Kalsel akan mengerjakan pembangunan dua jembatan dan satu box culvert di kawasan Jalan Sungai Banjarmasin Timur pada Juni 2019.

3 Jembatan Sungai Lulut Ditarget Rampung Akhir 2019, Pemko Diminta Sterilkan Lahan Sebelum Juni
Capture/Banjarmasin Post Edisi Cetak
Banjarmasin Blitz Edisi Kamis (11 April 2019) Halaman 9 

BANJARMASIPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalsel akan mengerjakan pembangunan dua jembatan dan satu box culvert di kawasan Jalan Sungai Lulut, Banjarmasin Timur pada Juni 2019 ini dengan dana Rp 20 miliar dari APBD Kalsel

“Iya Juni 2019 akan kita kerjakan pembangunan tiga jembatan tersebut. Kita minta Pemko Banjarmasin dan Pemkab Banjar, mensterilkan lahan sebelum Juni 2019,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalsel, Roy Rizani, Rabu (10/4/2019).

Menurut Roy, saat ini Dinas PUPR Provinsi Kalsel sedang melakukan persiapan lelang fisikpekerjaan pembangunan jembatan. Nah, untuk dokumen perencanaan pembebasan lahan sudah diserahkan ke Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Banjarmasin.

“Dokumen perencanaan pembebasan lahan itu untuk menjadi dasar Dinas Perkim Kota Banjarmasin, memulai aksi pembebasan lahan,” katanya.

Baca: Siswa SDN Basirih 10 Telat karena Sungai Dangkal, Dinas PUPR Kota Banjarmasin Rencanakan Ini

Dipaparkan Roy, pihaknya bersama Dinas Perkim Kota Banjarmasin sudah beberapa kali melakukan sosialisasi ke warga di Sungai Lulut terkait pembangunan jembatan dan pembebasan lahan tersebut.

Ditambahkannya, pada pertengahan Mei 2019, akan dilakukan kontrak kerja pembangunan pembangunan dua jembatan dan satu box culvert tersebut. Diharapkan, pada Juni pelaksana proyek sudah bisa bekerja. Harapannya pada akhir 2019 dua buah jembatan dan satu box culvert sudah bisa dinikmati masyarakat sehingga kawasan Sungai Lulut tidak macet lagi.

Roy mengharapkan, jangan sampai pada Juni 2019 saat pelaksana proyek jembatan sudah bekerja, ternyata pembebasan lahan oleh pihak Pemko Banjarmasin belum tuntas. Pembebasan lahan yang belum tuntas akan menganggu jadwal pekerjaan pembangunan jembatan.

Dinas PUPR, sambung Roy, mengharapkan dana untuk pembangunan dua buah jembatan dan satu box culvert di Sungai Lulut bisa terserap semua karena dukungan penuh pembebasan lahan dari Pemko Banjarmasin dan Pemkab Banjar.

“Sekali lagi pada Juni ini, lahan kita harapkan sudah clear dan clean sehingga tak ada kendala lagi pekerjaan jembatan,” katanya.

Baca: Begini Strategi Petahana Senayan dan Calon Anggota DPR-RI Raih Suara Pemilih Kalsel di Pileg 2019

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel, Rusdiansyah juga mendesak agar Pemko Banjarmasin dan Pemkab Banjar segera menuntaskan pembebasan lahan di kawasan Sungai Lulut. Jalan Sungai Lulut memang milik Provinsi Kalsel. Untuk pembangunan jembatan itu perlu partisipasi serius dari Pemkab Banjar dan Pemko Banjarmasin.

Penuntasan pembebasan lahan ini mendesak karena sangat penting bagi warga Banjarmasin dan warga Kabupaten Banjar.
“Banyak warga Kabupaten Banjar yang lewat jalan Sungai Lulut untuk menuju ke lokasi pekerjaan di Banjarmasin terjebak macet. Kondisi saat ini, jalan Sungai Lulut sangat parah macetnya karena jembatannya terlalu sempit,” katanya.

Rusdiansyah mengamati, saat ini banyak sekali warga Kabupaten Banjar yang bekerja di Banjamasin melewati Jalan Sungai Lulut dan status jalan tersebut adalah jalan provinsi karena lintas kabupaten kota.

Menurutnya, kalau lahan untuk pembangunan jembatan baik di wilayah Kabupaten Banjar, dan Kota Banjarmasin sudah dibebaskan, maka Pemprov Kalsel siap bangun jembatan. Ya masalahnya pembebasan lahannya belum selesai.

“Saya pernah lewat Jembatan Sungai Lulut saat pengantinan hari Minggu. Waduh macetnya luar biasa dan minta ampun, Panjang sekali macetnya. Rekayasa lalulintas apa pun tak akan bermanfaat jika Jembatan Sungai Lulut masih sempit seperti itu,” katanya. (ogi)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved