Saraba Kawa

Bupati Anang Syakhfiani Simulasikan Mencoblos, Bilang Ada Kendala Saat Melipat Kertas Suara

Bupati Tabalong Anang Syakhfiani yang turut berhadir dalam simulasi ini turut menjadi peserta pemungutan suara.

Bupati Anang Syakhfiani Simulasikan Mencoblos, Bilang Ada Kendala Saat Melipat Kertas Suara
istimewa/diskominfo tabalong
Bupati Tabalong Anang Syakhfiani saat memperegakan proses pemilihan umum saat digelar simulasi oleh KPU Tabalong, Kamis (11/4/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG - Pemilihan Umum serentak tinggal menunggu hari, Pada 17 April 2019 mendatang seluruh warga akan menggunakan hak pilihnya untuk memilih pemimpin dan wakil rakyat.

Dalam persiapannya Komisi Pemilihan Umum ( KPU )Tabalong menggelar simulasi pemungutan Suara, lengkap dengan personel Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara ( KPPS ) yang akan bertugas pada hari Pencoblosan.

Bupati Tabalong Anang Syakhfiani yang turut berhadir dalam simulasi ini turut menjadi peserta pemungutan suara dengan ikut ambil bagian memeragakan prosedur pelaksanaan memilih dari awal sampai akhir, Kamis (11/04/2019) di lapangan expo center.

Baca: Respons Jokowi Atas Video Surat Suara Tercoblos di Malaysia, KPU Cek Keaslian Surat Suara

Baca: Baru 300 Hektare Lahan Pertanian Padi di HST yang Diasuransikan, Padahal Targetnya Segini

Baca: Bupati HSS Minta Satpol PP Patroli ke Masjid, Minta Tertibkan Pengemis Bawa Anak

Baca: VIDEO Ahmad Dhani Ricuh dengan Petugas Kejaksaan, Suami Mulan Jameela Teriakkan Allahu Akbar

Seluruh tahapan diikuti oleh Anang sejak datang ke TPA hingga proses pencoblosan berakhir. Dalam simulasi ini, petugas memberikan lima jenis surat suara seperti halnya yang akan diterima pada pelaksanaan Pemilu 17 April 2019 nanti.

Dari simulasi ini diketahui berapa lama waktu yang diperlukan oleh pemilih dalam menyalurkan pilihannya, yaitu sekitar empat hingga lima menit perorang.

Tahapan dari pengambilan surat suara, pencoblosan didalam bilik hingga memasukan surat suara ke kotak suara dan mencelupkan jari ke tinta.

Bupati Tabalong Anang Syakhfiani mengatakan ada sedikit kendala dalam hal pelipatan kembali surat suara usai melakukan pencoblosan karena banyaknya jumlah surat suara yang dicoblos.

” Ada sedikit kesulitan saat melipat kembali surat suara usai dicoblos, karena ini adalah simulasi, semoga pada harinya nanti tidak ada kesulitan.” Katanya.

Selebihnya Bupati meminta kepada petugas KPPS menjelang hari pemungutan suara, jika seandainya masih ada kendala, segera laporkan dan koordinasikan secara berjenjang sesuai tingkatannya.

Bupati Tabalong Anang Syakhfiani  saat memperegakan proses pemilihan umum pada gelaran simulasi pemilu yang dilaksanakan KPU Tabalong, Kamis (11/4/2019)
Bupati Tabalong Anang Syakhfiani saat memperegakan proses pemilihan umum pada gelaran simulasi pemilu yang dilaksanakan KPU Tabalong, Kamis (11/4/2019) (Diskominfo Tabalong)

“Seluruh SKPD sampai dengan Kecamatan dan Pemerintahan desa sudah diperintahkan untuk mensupport KPU demi kelancaran pemilu tahun ini.” ujarnya.

Baca: Ari Jera Asuransikan Sawahnya, Begini Alasannnya

Baca: Irigasi Kinarum sudah bisa mengairi Persawahan di Desa Pangelak

Sementara Ketua KPU Kabupaten Tabalong Ardiansyah mengatakan Simulasi Pemungutan suara ini dilakukan serentak secara nasional, Simulasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pemungutan suara pada 17 April nanti.

"Warga bisa mendapatkan gambaran Pemiuu serentak ini dengan adanya simulasi ini, karena pemilu tahun ini berbeda dengan pemilu sebelumnya karena pemilihan legislatif dilaksanakan bersama-sama dengan pemilihan Presiden," ungkapnya. (AOL)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved