Berita Banjarmasin

Panti Werdha Siap Tampung Nenek Mariam, Sempat Telantar dan Dirawat Polwan dan Relawan

Iptu Vera yang termasuk paling awal memberikan perhatian pada Nenek Mariam mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan Nenek Mariam.

Panti Werdha Siap Tampung Nenek Mariam, Sempat Telantar dan Dirawat Polwan dan Relawan
Capture/Banjarmasin Post Edisi Cetak
Nenek Mariam 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Nenek Mariam (80), lansia warga Jalan Tembingkar Kanan RT 13 Desa Simpang Empat Kecamatan Kertak Hanyar Kabupaten Banjar yang sempat terlantar kini sudah mendapatkan perawatan yang layak.

Hal ini setelah sejumlah relawan dan warga memberikan perhatian kepada Nenek Mariam.

Misalnya para Polwan Polda Kalsel yang bekerja sama dengan Majelis Al Kahfi yang sempat memberikan bantuan berupa perawatan kepada Nenek Mariam.

Selain itu, mereka juga menyediakan relawan khusus yang menjaga dan merawat Nenek Mariam.

Sementara itu diisampaikan Iptu Vera, Polwan Polda Kalsel yang juga mantan Kapolsek Kertak Hanyar, saat ini Nenek Mariam sudah dikembalikan ke pihak keluarga.

Iptu Vera yang termasuk paling awal memberikan perhatian pada Nenek Mariam mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan Nenek Mariam.

Baca: 3 Jembatan Sungai Lulut Ditarget Rampung Akhir 2019, Pemko Diminta Sterilkan Lahan Sebelum Juni

"Untuk relawan yang merawat khusus sudah tidak lagi, karena ada anak perempuan beliau yang bersedia merawat. Tapi kami dan relawan lainnya terus memantau dan memberikan bantuan kebutuhan Nenek Mariam secara berkelanjutan," terangnya Rabu (10/4/2019).

Sementara itu pihak Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Provinsi Kalimantan Selatan menyampaikan kesiapan pihaknya untuk menampung Nenek Mariam.

Kepala Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Provinsi Kalimantan Selatan Surya Fujianorrochim kepada BPost mengatakan, pihaknya sudah menerima informasi terkait keberadaan Nenek Mariam.

Dia mengatakan, pihaknya terus menjalin komunikasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Banjar terkait keberadaan Nenek Mariam.

"Perlu kami sampaikan, kami tidak menolak ya. Tapi sesuai prosedur yang ada berdasarkan Peraturan Menteri Sosial RI Nomor 9 tahun 2019 penanganan kasus seperti itu pertama menjadi tanggungjawab dinas sosial kabupaten/kota setempat dulu," kata dia.

Kemudian, terang Surya, pada kasus seperti Nenek Mariam, dinas sosial Kabupaten/kota bisa menangani di rumah singgah yang di masing-masing kabupaten/kota.

Baca: Siswa SDN Basirih 10 Telat karena Sungai Dangkal, Dinas PUPR Kota Banjarmasin Rencanakan Ini

"Memang sesuai prosedurnya pihak Dinsos setempat dulu, kemudian ke rumah singgah yang dimiliki dinsos kabupaten/kota, baru bila memang memerlukan penanganan khusus di bawa ke Panti Werdha," terangnya.

Pihaknya, menurut Surya juga sudah beberapa kali menerima pelimpahan lansia terlantar langsung dari kepolisian atau masyarakat lainnya.

"Memang bisa saja langsung ke kami dan prosedur itu diurus belakangan. Tapi jangan sampai melangkahi tanggungjawab masing-masing," pungkasnya. (banjarmasinpost.co.id/rmd)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved