Berita Banjarmasin

Pertama Kali, Narkoba Dimusnahkan dengan Incinerator, Tersangka Pasrah Lihat Barbuk Dibakar

Pemusnahan Narkoba itu dilakukan di Rumah Sakit Ansari Saleh, Jalan H Hasan Basry, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Rabu (10/4) pagi.

Pertama Kali, Narkoba Dimusnahkan dengan Incinerator, Tersangka Pasrah Lihat Barbuk Dibakar
Capture/Banjarmasin Metro Banjar Cetak
Harian Metro Banjar Edisi Kamis 11 April 2019, Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pertama kalinya, jajaran Satuan Narkoba Polresta Banjarmasin melakukan pemusnahan barang bukti Narkoba, seperti sabu, ekstasi maupun obat-obatan yang melanggar UU Kesehatan menggunakan incinerator (alat pengolah limbah padat).

Pemusnahan Narkoba itu dilakukan di Rumah Sakit Ansari Saleh, Jalan H Hasan Basry, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Rabu (10/4) pagi sekitar pukul 10.00 Wita.

Sebelum dilakukan pemusnahan, Kasat Narkoba Polresta Banjarmasin, Kompol Herry Purwanto, mewakili Kapolresta Banjarmasin, mengatakan pemusnahan ini berkat adanya kerja sama dengan pihak Rumah Sakit Ansari Saleh, dengan meminjamkan tempat dan menggunakan incinerator.

"Pemusnahan barang bukti Narkoba dengan alat incinerator ternyata ramah lingkungan, dan tidak berdampak ke tempat lain. Ini kali pertama kami memusnahkan barang bukti Narkoba dengan alat incinerator," jelas Kasat Narkoba.

Ditambahkannya, pemusnahan narkoba yang dilaksanakan hari ini adalah hasil tangkapan pada Januari-Maret 2019.

Baca: Geger Kebakaran di Jalan Telawang Banjarmasin, Gafar Menghilang Saat Api Berkobar

Adapun barang bukti yang dimusnahkan, masing-masing sabu 755,78 gram, ektasi 352 butir, Carnophen 1.600.000 butir serta Dextro 3.600.000 butir.

Pada saat pemusnahan, ada 20 tersangka yang merupakan tersangka dan pemilik barang menyaksikan pada saat narkoba dimasukkan ke dalam mesin incinerator.

"Panasnya bara pada incinerator sekitar 1.200 derajat celsius. Mesin ini menggunakan bahan bakar solar," ucap petugas Rumah Sakit Ansari Saleh.

Pantauan di lapangan, setiap barbuk Narkoba yang akan dimasukkan ke dalam mesin incinerator, dilakukan oleh perwakilan yang hadir dan disaksikan para tersangka.

Polresta Banjarmasin lakukan pemusnahan barang bukti narkoba, Rabu (10/4/2019)
Polresta Banjarmasin lakukan pemusnahan barang bukti narkoba, Rabu (10/4/2019) (capture/banjarmasin post news video)

Di Kalimantan Tengah, pemusnahan narkoba dilakukan oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah. Sebanyak 350 gram sabu dan tujuh butir pil ekstasi hasil sitaan dari seorang penumpang pesawat dari Surabaya yang landing di Bandara H Asan Sampit, beberapa waktu lalu, dimusnahkan.
Pemusnahan narkotika tersebut disaksikan oleh para pejabat terkait di Polda Kalteng, Kejaksaan Tinggi, dan pejabat dari instansi lainnya yang merupakan bagian dari lembaga hukum yang ada di Kalimantan Tengah. Juga kalangan pers yang meliput kegiatan tersebut.

Baca: 30 Warga Batola Tak Mau Lagi Dapat Bantuan PKH, Merasa Mampu Secara Ekonomi

Pemusnahan dilakukan di Kantor BNNP Kalteng, di Jalan Tangkasiang, dengan cara mencampurkan sabu ke dalam air yang ditempatkan dalam ember bersama cairan pembersih lantai.

Setelah diaduk, airnya dibuang ke tanah dan dikubur, karena dari air tersebut mengeluarkan bau yang menyengat.

Kabid Pemberantasan BNNP Kalteng, AKBP I Made Kariada, menyebutkan pihaknya berhasil membongkar jaringan narkoba lintas provinsi di Bandar Udara H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur , 6 Maret 2019 lalu, dan menangkap empat anggota jaringan pelaku dan menyita sebanyak 350 gram sabu dan tujuh butir ekstasi. (jd/tur)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved