Berita Banjarmasin

Raudah, Galuh Berbakat HST, Promosikan Wisata HST Sebagai Bentuk Kecintaan Meski Tanpa Selempang

Kuliah di STMIK Banjarbaru, Raudah yang kini semester 4 di Jurusan Sistem Informasi, memang masih aktif di pewadahan Nanang Galuh HST.

Raudah, Galuh Berbakat HST, Promosikan Wisata HST Sebagai Bentuk Kecintaan Meski Tanpa Selempang
capture/Metro Banjar Edisi cetak
Metro Banjar 11 April 2019.jpg b_wm 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - GALUH Hulu Sungai Tengah (HST) kategori Berbakat 2018, Raudah, sekarang harus sering bolak-balik Barabai-Banjarbaru untuk mempromosikan wisata dan juga mengikuti perkuliahan.

Kuliah di STMIK Banjarbaru, Raudah yang kini semester 4 di Jurusan Sistem Informasi, memang masih aktif di pewadahan Nanang Galuh HST.

"Aktivitas Raudah tetap promosi sekalian menjalankan program kerja," jelas gadis kelahiran Barabai, 2 Januari 2000 ini.

Lanjutnya, promosi lebih menonjolkan wisata alam HST. Targetnya, agar makin banyak yang mau berkunjung sehingga wisata di sana bisa berkembang.

Menurut Raudah, sebagai warga asli HST, dia sudah kewajibannya turut aktif dalam pembangunan daerah, khususnya wisata.

Secara personal, Raudah memang cinta daerahnya. Sebagainana saat sesi wawancara pemilihan Nanang-Galuh dia menjawab bahwa cinta daerah kelahirannya.

Baca: Tas Rp 2,43 Miliar Syahrini Saat Bersama Reino Barack di Swiss, Bandingkan Tas Luna Maya di Jepang

Baca: Blak-blakan Teuku Wisnu Soal Hijrah Syahrini dan Reino Barack yang Sedang Ramai Dikabarkan

"Jadi, ada atau tanpa selempang pun saya tetap mempromosikan HST sebagai bentuk kecintaan," ungkap anak dari pasangan Romansyah dan Maskinah ini.

Lantas, sebagai Galuh dan mahasiswi apakah Raudah yang berparas cantik juga sering digoda lelaki iseng?

"Ya, begitulah, sebagaimana perempuan umumnya, kalo digoda ya senyumin aja. Kalo menggodanya sudah keterlaluan, ya saya ucapkan minta maaf kepada lelaki itu dan memintanya jangan begitu lagi. Saya cuma berusaha agar tidak membuat orang itu tersinggung," tukas dia.

Menurut Raudah, sebagai perempuan tidak boleh sok jual mahal. Sebab kita tidak tahu, suatu saat kita perlu sama orang itu .

"Ya, walaupun orangnya suka menggoda perempuan, tapi saya berusaha toleran saja menghadapi orang seperti itu," katanya. (dea)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved