Berita Kalteng

Dewan Kalteng Usulkan Perbaikan Jalan Dalam Kota Palangkaraya Pakai Dana DAK

Kerusakan Jalan dalam Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah jadi sorotan masyarakat, karena cukup banyak yang rusak sehingga diperlukan banyak dana

Dewan Kalteng Usulkan Perbaikan Jalan Dalam Kota Palangkaraya Pakai Dana DAK
Banjarmasinpost.co.id/Faturahman
Jalan rusak di kawasan permukiman di Palangkaraya. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kerusakan Jalan dalam Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah jadi sorotan masyarakat, karena cukup banyak yang rusak sehingga diperlukan banyak dana untuk memperbaikinya.

Parahnya, anggaran perbaikan masih minim sehingga muncul usulan agar Pemko Palangkaraya meminta dana menggunakan anggaran dana alokasi khusus (DAK) dari pusat, untuk memperbaiki jalan yang rusak dalam kota itu.

Pantauan di Palangkaraya, hingga, Jumat (12/4/2019) kerusakan jalan berlubang khususnya jalan umum yang yang ramai digunakan pengendara roda dua dan empat, kebanyakan hanya dengan menambal kerusakan jalan yang berlubang dengan aspal maupun semen.

Kerusakan jalan yang cukup banyak dan belum diperbaiki adalah jalan kawasan perumahan banyak belum terjamah perbangunan seperti di Jalan Pausraya, Jalan Sapanraya dan masih banyak lagi jalan permukiman yang belum tersentuh pengaspalan.

Baca: KaltengPedia - Bundaran Besar Jadi Ikon Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah

Baca: Takjub Melihat Penampakan Gunung Mayang, Syahri: Setelah Naik ke Atas Ternyata Luar Biasa!

Baca: VIRAL Surat Suara Dicoblos di Malaysia, Partai NasDem Merasa Dirugikan & Bongkar Sejumlah Fakta Ini

Anggota Komisi D DPRD Kalteng, MH Rizal, mengatakan, anggran Pemko Palangkaraya kecil sehingga perlu dibantu dengan anggaran APBD Kalteng dan APBN."Jalan yang rusak di dalam kota cukup banyak hingga mencapai 40 persen, tapi dana perbaikan cukup banyak, ini perlu dibantu dana DAK," ujarnya.

Menurut Rizal, peluang untuk mendapatkan dana DAK sangat besar, tetapi tentu harus usulkan dahulu oleh pemerintah daerah."Saya yakin jika diusulkan ke pusat dana akan turun, tinggal Wali Kota saja yang harus mengusulkannya," ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Palangkaraya, Fairid Naparin, mengakui memang masih banyak jalan yang rusak sehingga diperlukan banyak dana."Untuk membangun jalan rusak tentu tidak cukup dana pemko, makanya kami dibantu oleh dana APBD Provinsi dan pusat," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id /faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved