Berita Banjarmasin

Dinas PUPR Kalsel Menargetkan Lahan Sungai Lulut Steril Juni 2019

Dinas Perumahan dan Kawasan Perkuminan (Perkim) Kota Banjarmasin, menemukan data yang berbeda dari tiga dokumen perencanaan pembebasan lahan

Dinas PUPR Kalsel Menargetkan Lahan Sungai Lulut Steril Juni 2019
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Jumat (12/4/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dinas Perumahan dan Kawasan Perkuminan (Perkim) Kota Banjarmasin, menemukan data yang berbeda dari tiga dokumen perencanaan pembebasan lahan yang diberikan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Kalsel dengan lokasi lahan di lapangan yang terdampak akibat pembangunan jembatan.

“Iya, tiga dokumen perencanaan pembebasan lahan pembangunan dua jembatan dan satu box culvert Jalan Sungai Lulut baru kita terima Kamis (10/4). Setelah kita buka, ada yang berbeda dari perencaaan pembebasan lahan oleh Dinas PUPR Kalsel dengan kondisi di lapangan. Jadi ada perbedaan lahan yang terdampak,” kata Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Perkuminan (Perkim) Kota Banjarmasin, Akmad Fanani Syaifuddin, Jumat (11/4).

Menurut Fanani, gambar dokumen perencanaan pembebasan lahan dari Pemprov Kalsel juga memetakan lahan yang terdampak akibat pembangunan tiga jembatan.

Nah, dokumen perencanaan pembebasan lahan dari Pemprov ini sedang dipelajari.

“Untuk tiga dokumen pembebasan lahan dari Dinas PUPR Kalsel sudah kita serahkan ke bidang terkait di Perkim dan akan dipelajari. Kita akan segera melakukan cek ke lapangan untuk lahan yang dibebaskan,” katanya.

Diakuinya, setelah mendapatkan tiga tiga dokumen perencanaan pembebasan lahan pembangunan dua jembatan dan satu box culvert Jalan Sungai Lulut, maka Perkim baru bisa bergerak.

Baca: VIRAL Surat Suara Dicoblos di Malaysia, Partai NasDem Merasa Dirugikan & Bongkar Sejumlah Fakta Ini

Baca: Mirip Cerita Syahrini, Luna Maya & Reino Barack? Ini Sinopsis Drama Korea My ID is Gangnam Beauty

Baca: Penyebab Ahmad Dhani Nyaris Baku Hantam dengan Jaksa Pengawal, Suami Mulan Jameela Beri Kode

Baca: Sehun EXO Masuk Trending Topic Dunia Hari Ini, #HappySehunDay & #ShiningSehunDay

Dokumen perencanaan pembebasan lahan sangat dibutuhkan untuk sosialiasi ke masyarakat.

“Dengan bekal dokumen perencanaan pembebasan lahan, kita akan bergerak secepatnya. Mudah-mudahan bisa menyesuaikan target dari PUPR Kalsel yang meminta lahan Sungai Lulut sudah steril pada Juni 2019 ini,” katanya.

Ditambahkan Fanani, masalah pembebasan tanah atau lahan tidak bisa diprediksikan cepat lambatnya.

Ada pembebasan lahan yang berlangsung cepat karena warga semua setuju dengan harga pembebasan lahan yang ditawarkan pemerintah.

“Tanah sangat terkait dengan kepentingan warga yang tanahnya kena proyek pembangunan jembatan. Kalau warga setuju, maka pembebasan lahan akan cepat. Nah, sebaliknya kalau warga tidak setuju, maka pembebasan lahan akan berakhir di pengadilan,” katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved