Berita Banjarmasin

Pembangunan Jembatan Sungai Lulut, Anggota Dewan Inginkan ini

Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Elly Rahmah, menginginkan agar Perkim kota dan Dinas PUPR ada sinkroniasi yang jelas antara perencanaan

Pembangunan Jembatan Sungai Lulut, Anggota Dewan Inginkan ini
BPost Cetak
Blitz edisi cetak Jumat (12/4/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Anggota Komisi III DPRD Kota Banjarmasin, Elly Rahmah, menginginkan agar Perkim kota dan Dinas PUPR ada sinkroniasi yang jelas antara perencanaan lahan yang akan dibebaskan dari PUPR Kalsel dengan kondisi di lapangan sehingga tidak muncul persoalan di kemudian hari.

“Idealnya, pengosongan lahan atau bangunan di sekitar lokasi jembatan itu satu bulan sebelum pelaksanaan pembangunan jembatan,” katanya.

Menurut Elly, dengan adanya rentang waktu satu bulan dan ada persoalan di lapangan masih bisa dibicarakan.

Dikhawatirkan jika saat proyek pembangunan sedang dikerjakan, di sisi lain pembebasan lahan masih berlangsung.

“Sementara yang saya tahu, kontraktor atau pelaksana proyek itu terikat kontrak waktu kerja. Kalau pembebasan lahan belum selesai, dipastikan pekerjaan pembangunan jembatan akan terganggu,” katanya.

Baca: VIRAL Surat Suara Dicoblos di Malaysia, Partai NasDem Merasa Dirugikan & Bongkar Sejumlah Fakta Ini

Baca: Mirip Cerita Syahrini, Luna Maya & Reino Barack? Ini Sinopsis Drama Korea My ID is Gangnam Beauty

Baca: Penyebab Ahmad Dhani Nyaris Baku Hantam dengan Jaksa Pengawal, Suami Mulan Jameela Beri Kode

Baca: Gracia Indri Cerita Adiknya, Gisela Cindy Cari Uang di Kanada, Butuh Kekuatan yang Luar Biasa

Elly mencemaskan singkroninasi data perencananaan pembebasan lahan dengan kondisi di lapangan belum selesai, sementara kontraktor dikejar waktu untuk segera menyelesaikan pekerjaaan pembangunan jembatan.

“Jangan sampai nanti pengerjaan jembatan asal-asalan karena dikejar waktu,” katanya.

Menurut Elly, dari jadwal PUPR Kalsel, April 2019 persiapan lelang fisik pembangunan jembatan, Mei 2019 kontrak kerja pembangunan jembatan, Juni 2019 pekerjaan pembangunan jembatan dimulai dan akhir 2019 dua jembatan dan satu box culvert dengan anggaran Rp 20 miliar dari APBD Provinsi Kalsel bisa dinikmati masyarakat.

“Waktu ini sangat mepet bagi Perkim Kota untuk pembebasan lahan. Harusya pekerjaan proyek ini bisa lebih lama waktunya sampai 2020,” katanya.

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved