Berita Kabupaten Banjar

Satpol PP Banjar Amankan Lima Remaja Tepergok Asyik Mengonsumi Minuman Keras di Kubah Kuburan

Satpol PP Kabupaten Banjar mengamankan lima remaja yang tepergok mengonsumsi tuak dan minuman beralkohol, Jumat (12/4/2019) sekitar pukul 23.00 wita.

Satpol PP Banjar Amankan Lima Remaja Tepergok Asyik Mengonsumi Minuman Keras di Kubah Kuburan
HO/Satpol PP Banjar
Sejumlah remaja diamankan Satpol PP Kabupaten Banjar karena kedapatan mengonsumsi minuman keras, Sabtu (13/4/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA — Satpol PP Kabupaten Banjar mengamankan lima remaja yang tepergok mengonsumsi tuak dan minuman beralkohol, Jumat (12/4/2019) di kubah kuburan, sekitar pukul 23.00 Wita.

Kini kelimanya sudah dipulangkan, masing-masing dijemput orangtuanya, Sabtu (13/4/2019).

Kasie Penyidikan Satpol PP Kabupaten Banjar, Wahyudi mengatakan, berdasarkan laporan warga sekitar bahwa di kubah dalam kuburan di Batuah Martapura digunakan anak-anak muda tempat untuk mabuk-mabukan.

Selanjutnya menindaklanjuti laporan masyarakat tersebut, Kasi Operasional Satpol PP, Imam Sofiar melakukan pengintaian, maka pada Jumat (12/4/2019) sekitar pukul 22.45 dilakukan penyergapan yang hasil adalah lima anak muda yang sedang mengkonsumsi tuak dan minuman beralkohol.

“Kelimanya kami amankan dan dilakukan penyidikan di kantor Satpol PP. Kelimanya melanggar Perda Nomor 16 tahun 2017 tentang pengaturan minuman beralkohol, obat-obatan dan zat adiktif lainnya pasal 5 ayat (1) dengan ancaman tiga bulan,” kata Wahyudi, Sabtu (13/4/2019).

Baca: Sosok Gaib yang Sering Menangis di Rumah Anang-Ashanty, Meninggal Saat Hamil Muda, Bikin PRT Kabur

Baca: Beberapa Kawasan Kertakhanyar Kabupaten Banjar Terendam, Camat Harapkan Segera Ada Penataan Kota

Baca: Mantan Vokalis Band 19 Ari Lasso Bikin Histeris Pengunjung Nashville, Ajak Anak Menyanyi

Mereka yang sempat diamankan, empat orang berasal dari Martapura dan satu orang dari Cempaka Banjarbaru. Usia para remaja itu rata-rata 18 tahun keatas.

“Minuman beralkohol jelas melanggar Perda Nomor 16 tahun 2017 dengan ancaman tiga bulan. Tindakan Penyidik hanya dilakukan surat peringatan dan didatangkan orantua atau keluarga,” pungkasnya. (Banjarmasinpost.co.id/Hasby)

Penulis: Hasby
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved