Pilprrs 2019

Tim Kampanye Jokowi Duga Surat suara Tercoblos Settingan, TKLN Lapor ke Polisi Malaysia

Tim Kampanye Jokowi Duga Surat suara Tercoblos Settingan, TKLN Lapor ke Polisi Malaysia

Tim Kampanye Jokowi Duga Surat suara Tercoblos Settingan, TKLN Lapor ke Polisi Malaysia
via kompas.com
Tumpukan yang disebut berisi surat suara Pemilu 2019 tercoblos di Malaysia. Video temuan tersebut beredar di media sosial.(Istimewa) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PANGKALPINANG - Video temuan surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia sempat bikin heboh. Namun, Tim Kampanye Jokowi menduga hal itu adalah settingan.

Bahkan Tim Kampanye Luar Negeri (TKLN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin telah membuat laporan ke kepolisian di Malaysia.

TKLN Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Malaysia menduga video penggerebekan terkait surat suara tercoblos sebagai setting-an.

Pada 12 April 2019, TKLN pun membuat laporan polisi bernomor SG.WAY/003373/19 di Balai Chow Kit, Kontinjen Kuala Lumpur, Malaysia.

Laporan polisi yang diterima petugas Siti Zaleha (R155214) itu ditandatangani Ketua TKLN Malaysia Asfar bin Misbah. 

Baca: Video Panduan Cara Mencoblos Surat Suara Sah, Pemilu 2019 dari Pilpres 2019, DPR RI, DPD, DPRD

Baca: LIVE Streaming Debat Kelima Pilpres 2019 Jokowi vs Prabowo, Siaran Langsung TVOne, Kompas TV, ANTV

"Kami telah membuat laporan polisi dan mengeluarkan pernyataan sikap resmi terkait video yang beredar," kata Sekretaris TKLN Malaysia Dato'M Zainul Arifin kepada Kompas.com melalui pesan WhatsApp, Sabtu (13/4/2019).

Zainal yang berasal dari Belitung mengungkapkan, pihaknya merasa dirugikan atas beredarnya video surat suara tercoblos.

"Kami meminta masyarakat Indonesia di Malaysia untuk tidak terpengaruh isu yang digulirkan oknum-oknum yang mendiskreditkan dan seolah-olah menuduh pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin," kata Zainul.

TKLN mendesak pengusutan terhadap video yang beredar dan masyarakat Indonesia bisa bersikap bijak sampai adanya hasil investigasi dari pihak berwajib.

Dalam laporan polisinya TKLN menyatakan sebagai berikut: "Kedua video yang beredar tersebut pada kejadian penggerebekan di lokasi yang terpisah dengan waktu yang berbeda, kejadian keduanya dalam situasi yang berbeda di satu sisi video seperti penggerebekan dan di satu sisi seperti penggerebekan setting-an".

Halaman
123
Editor: Royan Naimi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved