Berita Kabupaten Banjar

Tunanetra Martapura Semangat Bikin Mading, Ini Tema Edisi April Momen Bersejarah Hari Kartini

Huruf braille adalah tulisan sentuh yang digunakan tunanetra. Bentuknya berupa titik-titik berpola sehingga membacanya pun dengan cara menyentuhnya.

Tunanetra Martapura Semangat Bikin Mading, Ini Tema Edisi April Momen Bersejarah Hari Kartini
AAN SETIAWAN UNTUK BPOST GROUP
ANTUSIAS - Kalangan prlajar SLB-A Negeri 3 Martapura antusias menempelkan karya tulisan di majalah dinding setempat, dua tahun lalu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Seperti pelajar di sekolah umum lainnya, pelajar disabilitas di Sekolah Luar Biasa (SLB) A Negeri 3 Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), juga aktif berkegiatan.

Termasuk dalam hal kegiatan ekstrakurikuler pembuatan majalah dinding (mading). Meski tak bisa melihat, tapi mereka sangat bersemangat di tengah keterbatasan indera yang menyelubungi jasmani.

Tentu mading yang mereka bikin beda dengan karya pelajar normal di sekolah umum lainnya. Tulisan karya seni yang mereka tempelkan di mading berupa tulisan (berhuruf) braille.

Huruf braille adalah tulisan sentuh yang digunakan oleh tunanetra. Bentuknya berupa titik-titik berpola sehingga membacanya pun dengan cara menyentuhnya.

Huruf khusus bagi penyandang disabilitas netra ni diciptakan oleh orang Perancis bernama Louis Braille yang mengalami kebutaan sejak kecil. Pada usia 15 tahun ia menciptakan huruf braille.

Baca: Ketahuan Bawa Sabu Seberat 1,82 Gram dan Uang Rp 4,1 Juta, Warga Barabai Ditangkap di Benawa

Lantaran ada satu momen bersajarah pada Bulan April, tema mading yang dieksplorasi pun menyesuaikan hari istimewa tersebut yakni tentang Kartini. Tiap tanggal 21 April, bangsa Indonesia memperingati Hari Kartini, pahlawan perempuan yang sukses mengangkat harkat dan derajat kaum hawa di negeri ini.

"Tema mading April ini yakni Membaca Kartini, Habis Gelap Terbitlah Terang," sebut Aan Setiawan, guru SLB-A Negeri 3 Martapura, Sabtu (13/04/2019).

Aan menuturkan kegiatan mading di sekolahnya mulai dilaksanakan sejak April 2016. "Hanya saja memang belum konsisten sirkulasi antarkelasnya. Tapi dari waktu ke waktu terus berupaya kami tingkatkan kualitasnya," tandasnya.

Kegiatan mading di SLB-A Negeri 3 Martapura, sebut Aan, melibatkan seluruh pelajar. Polanya melalui penjadwalan secara bergilir.

"Misal bulan ini oleh murid jenjang sekolah dasar, bulan depan oleh murid SMP, dan selanjutnya oleh siswa SMA," beber Aan.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved