Pemilu 2019

3 Hari Jelang Pencoblosan, Kapolda Kalsel Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan TPS

Sebagai persiapan akhir pengamanan pelaksanaan Pemilihan Umum atau Pemilu 2019 baik Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019 maupun Pemilihan Legislatif

3 Hari Jelang Pencoblosan, Kapolda Kalsel Pimpin Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan TPS
Banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Sebagai persiapan akhir pengamanan pelaksanaan Pemilihan Umum atau Pemilu 2019 baik Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019 maupun Pemilihan Legislatif (Pileg), Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) melaksanakan Apel Kesiapan Pergeseran Pasukan BKO PAM TPS, Minggu (14/4/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sebagai persiapan akhir pengamanan pelaksanaan Pemilihan Umum atau Pemilu 2019 baik Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019 maupun Pemilihan Legislatif (Pileg), Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) melaksanakan Apel Kesiapan Pergeseran Pasukan BKO PAM TPS, Minggu (14/4/2019).

Apel yang dilaksanakan di Lapangan Mapolda Kalsel tersebut dipimpin langsung Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si serta Danrem 101/Antasari Kolonel Inf Mohammad Syech Ismed dan dihadiri Wakapolda Kalsel, Irwasda Polda Kalsel, Pejabat Utama Polda Kalsel, Ketua KPU Provinsi Kalsel, Bawaslu Provinsi Kalsel, Dandim 1007 Banjarmasin serta melibatkan 1.219 personil Polri dan 300 personil TNI.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si mengatakan, Hari ini kita melaksanakan Apel Pergeseran Pasukan untuk mengirim personil Polda Kalsel guna mendukung satwil jajaran dalam pengamanan TPS dengan anggota Polda Kalsel sebanyak 1.219 personil.

Baca: Dipaksa Golput, Ribuan WNI di Sydney, Australia Tanda Tangani Petisi Minta Pemilu 2019 Diulang

Baca: Ada Polisi, Satpol PP, Tentara dan Tukang Bangunan Tertibkan APK di Kabupaten Tapin

Lanjut Kapolda Kalsel menambahkan, Pemilu tahun 2019 merupakan pesta demokrasi Indonesia yang akan menjadi tonggak sejarah, karena dilaksankaan secara serentak yakni lima jenis pemilihan dalam waktu yang bersamaan.

Dengan demikian sukses atau tidaknya perhelatan demokrasi ini sangat tergantung kepada semua pihak yang terlibat secara langsung ataupun tidak.

Jenderal bintan dua ini berharap kepada seluruh personil BKO agar dapat bersinergi dengan satuan yang menerima BKO dan potensi keamanan lainnya.

“Kepada seluruh personil yang dilibatkan dalam tugas pengamanan agar melaksanakan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan dedikasi serta personil PAM TPS agar berada diluar tidak boleh memasuki TPS, cek kesiapan TPS dan berkoordinasi dengan KPPS setempat,” tegas Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Yazid Fanani, M.Si. (banjarmasinpost.co.id/irfani)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved