Pemilu 2019

Antrean Mengular Hingga Larut Malam, WNI di New York Sabar Tunggu Giliran Nyoblos di KJRI

Malam itu, masih panjang deretan orang yang berjajar di jalan 68th street, antara Fifth Avenue dan Madison Avenue, Manhattan, di mana gedung KJRI

Antrean Mengular Hingga Larut Malam, WNI di New York Sabar Tunggu Giliran Nyoblos di KJRI
DOKUMENTASI KJRI NEW YORK
Sabtu (13/4/2019) malam, masih panjang deretan warga Indonesia yang hendak memberikan hak suaranya dalam Pemilu 2019. Mereka mengular di jalan 68th street, antara Fifth Avenue dan Madison Avenue, di mana gedung KJRI New York berdiri di Manhattan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Jarum jam sudah menunjukkan pukul 22.30 di New York City, Amerika Serikat, Sabtu (13/4/2019).

Namun, antrean masyarakat Indonesia yang ingin menggunakan hak pilih dalam Pemilu 2019 belum juga surut.

Malam itu, masih panjang deretan orang yang berjajar di jalan 68th street, antara Fifth Avenue dan Madison Avenue, Manhattan, di mana gedung KJRI New York berada.

Bahkan, antrean terus memanjang hingga ke ruas jalur menuju Central Park.

Baca: Dipaksa Golput, Ribuan WNI di Sydney, Australia Tanda Tangani Petisi Minta Pemilu 2019 Diulang

Baca: Kronologi dan Penyebab Kericuhan Saat Ahok BTP Mencolos di Jepang untuk Pilpres 2019 (Pemilu 2019)

Pemandangan ini membuat warga setempat dan turis yang sedang menikmati musim semi di taman besar di tengah New York City menjadi bertanya-tanya.

Beberapa warga Indonesia yang antre terlihat sabar menjelaskan kepada warga asing maupun turis asing tentang apa yang sedang terjadi di lokasi itu.

Melihat antusiasme yang luar biasa tersebut, warga asing tersebut tidak ragu untuk menunjukkan kekagumannya.

“Wow, luar biasa sekali orang Indonesia, selamat ya, semoga sukses mendapat Presiden yang handal untuk rakyat,” ucap salah seorang turis yang melintas.

Saat hari kian beranjak malam, para penyelenggara pemilu yang terdiri dari PPLN, Panwaslu dan KPPSLN, serta tim KJRI New York membagi-bagikan makanan.

Ada makanan ringan, buah-buahan dan air minum yang diberi untuk warga yang tidak sempat makan siang dan makan malam, demi memperjuangkan penentuan masa depan pemilu ini.

Panitia pun terlihat sigap mengutamakan para lansia, ibu hamil, ibu yang membawa anak bayi, serta penyandang cacat untuk mendapat prioritas, dalam proses ini.

Di antara warga yang antre, terlihat salah satu pebalet cilik Indonesia yang akan berlaga di ajang balet internasional di New York, Youth American Grand Prix (YAGP), Freya Narendra.

Freya terlihat menemani ayahnya, Roy Narendra yang berada di dalam antrean untuk "nyoblos".

Hai Guys! Berita ini ada juga di KOMPAS.com

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved