Berita Banjarbaru

Pemprov Bertekad Akan Naikkan Tunjangan ASN, Gubernur : Jangan Ada yang Mencoret Usulan Anggaran

Rencana Gubernur Sahbirin Noor dan Wagub Rudy Resnawan akan menaikkan tunjangan Aparatur Sipil Negara (ASN) rupanya bukan isapan jempol.

Pemprov Bertekad Akan Naikkan Tunjangan ASN, Gubernur : Jangan Ada yang Mencoret Usulan Anggaran
Humas Pemprov Kasel
Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor atau akrab disapa Paman Birin. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - RencanaPemerintah Provinsi di bawah Kepemimpinan Gubernur Sahbirin Noor dan Wagub Rudy Resnawan akan menaikkan tunjangan Aparatur Sipil Negara (ASN) rupanya bukan isapan jempol semata. 

Dalam kesempatan memberikan arahan kepada ASN Pemprov Kalsel untuk netralitas Pilkada, beberapa waktu lalu, pria yang akrab disapa oleh Paman Birin itu kembali menegaskan akan menaikkan tunjangan ASN.

Dirancang kenaikan tunjangan ASN itu Pada tahun anggaran 2020.

Diwawancara ulang soal penegasan rencana kenaikan itu Paman Birin menegaskan memang benar akan dinaikkan.

"Ya, ya ya, Saya ingatkan kenaikan tunjangan harus direalisasikan, jangan ada yang mencoret-coret usulan anggaran itu," tegas Paman Birin.

Dia menjelaskan untuk ditailnya diperinci oleh Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) dan Badan Kepegawaian Daerah (BKD).

Baca: Video Penemuan Jasad Mahasiswi di Kamar Hotel dengan 27 Tusukan & Kondom Bekas Viral di Medsos

Baca: Kunjungi Kediaman Guru Danau, Bupati HSS Minta Nasihat, ini Pesan Ulama Karismatik dari HSU

Dijelaskan orang nomor satu di Pemprov ini kenaikan tunjangan itu sebagai upaya untuk memberikan semangat kerja kepada seluruh ASN pemprov, yang mana tujuan akhir yang ditarget adalah pelayanan kepada masyarakat semakin baik.

"Kenaikan ini termasuk juga untuk gaji pegawai tidak tetap (PTT), mereka bagian dari pelayanan jadi harua diperhatikan juga. Kita tau PTT ini semangat kerjanya luar biasa, jadi pantas diberi penghargaan dengan kenaikan gaji," tandasnya.

Tanpa peran pegawai tersebut, lanjut gubernur, program-program pembangunan secara administrasi maupun teknis tidak akan tercapai optimal sesuai perencanaan pembangunan yang telah ditetapkan melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021.

Pria kelahiran 12 November 1967 ini juga mengungkapkan terima kasih kepada para alim ulama, ASN, instansi vertikal dan pemerintah pusat, swasta, lembaga profesi termasuk insan pers serta segenap komponen masyarakat atas capaian hasil pembangunan selama ini.

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved