Berita Kalteng

Sistem WBS Cegah Praktik Kecurangan Penerimaan Calon Anggota Polda Kalteng

Panitia penerimaan calon anggota Polri Polda Kalteng terus berupaya menangkal praktik kecurangan dalam pelaksanaan rekrutmen calon anggotanya

Sistem WBS Cegah Praktik Kecurangan Penerimaan Calon Anggota Polda Kalteng
istimewa polda kalteng
Casis Polri Polda Kalteng ketika dikenalkan sistem baru menangkal kecurangan dalam seleksi calon angggota Polri Polda Kalteng, yang dikenal, Whistle Blowing Sistem 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Panitia penerimaan calon anggota Polri Polda Kalteng terus berupaya menangkal praktik kecurangan dalam pelaksanaan rekrutmen calon anggotanya, selain melakukan sosialisasi rekrutmen bersih.

Panitia seleksi kali ini menerapkan sistem aplikasi yang bisa mendeteksi praktik kecurangan Whistle Blowing Sistem dengan menggunakan smartphone yang cukup efektif sebagai langkah pencegahan dan pemberantasan KKN penerimaan calon siswa Polri Polda Kalteng.

Aplikasi baru tersebut dipakai dan diperkenalkan panitia penerimaan kepada semua casis yang masih melakukan seleksi masuk anggota Polri Polda Kalteng, setelah sebelumnya lolos seleksi admimistrasi yang dilakukan secara terbuka.

Aplikasi Whistle Blowing Sistem sangat berguna saat penerimaan anggota Polri untuk menghindari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme dilingkup kepolisian Polda Kalteng yang saat ini sedang sibuk-sibuknya melalukan seleksi ribuan calon siswa dan siswi Polri Polda Kalteng.

Baca: Ashanty & Krisdayanti Kompak di Pelukan Azriel, Aurel Hermansyah dan Anang Beda Haluan?

Baca: Keinginan Angela Lee Ikuti Gaya Hubungan Syahrini & Reino Barack, Sebut Sindiran Luna Maya?

Baca: Annisa Pohan, AHY Buru-Buru ke Singapura Usai Ditelepon Dokter yang Merawat Ani Yudhoyono, Istri SBY

Baca: Alasan Nikita Mirzani Berani Julid ke Syahrini & Reino Barack Diungkap Denny Darko

"Aplikasi tersebut sebagai alternatif mencegah praktiek kecurangan penerimaan anggota Polri, kami akan terus berupaya menjaga kemurnian seleksi calon anggota Polri, harapan kedepannya, yang lolos memang yang potensial," sebut Kepala Biro (Karo) Sumber Daya Manusia (SDM) Polda Kalteng Kombes Tommy Wibisono melalui panitia pelaksana Kompol Yusfandi Usman.

Dengan sistem tersebut, tentu akan sangat berguna untuk memproses pelaporan atau aduan baik secara langsung maupun tidak langsung sehubungan dengan adanya pelanggaran undang-undang.

Bukan hanya itu, dengan adanya aplikasi tersebut, tentu calon pelaku akan mikir-mikir melakukan tindakan kecurangan penerimaan calon anggota Polri.

Mantan Kasat Reskrim Polres Palangkaraya ini menuturkan, Indonesia telah memasuki era Super Smart Society 5.0, melalui SBW yang kali ini dipakai menangkal kecurangan penerimaan calon anggota Polri, kedepannya akan terwujud cita-cita menuju Polri yang berprestasi dan inovatif dan kredibel.

banjarmasinpost.co.id /faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved