Berita Banjarbaru

NEWSVIDEO : Alat Pencetak Polibag Jadi Juara Lomba Teknologi Tepat Guna Di SMKN 1 Banjarbaru

Teknologi yang kelompok Sagim tampilkan adalah alat sederhana Alat Bantu Pencetak MediaTanam Hortikultura.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sagim dan rekan rekannya tak menyangka bahwa dirinya akan menjadi juara pertama dalam lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk KB Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak Banjarbaru.

Dia berhasil mengalahkan kurang lebih 15 kelompok termasuk dari siswa dan mahasiswa dalam lomba yang diselenggarakan di SMKN 1 Banjarbaru.

Teknologi yang kelompok Sagim tampilkan adalah alat sederhana Alat Bantu Pencetak MediaTanam Hortikultura.

Baca: Usai Ani Yudhoyono, Cinta Penelope Akui Idap Kanker Stadium 3 Hingga Sempat Lumpuh

Baca: Model Tanahbumbu, Nurul Hikmah Anggraeni Dinobatkan Sebagai Putri Pariwisata Tanahbumbu 2019

Baca: Pelaksanaan Pemilu 2019 Tinggal Dua Hari, Bawaslu Batola Akhirnya Lepas APK di Pinggir Jalan

Baca: Puluhan Napi Lapas Narkotika Telah Rekam KTP-EL Tak Bisa Nyoblos, Ini Kata Dukcapil Banjar

Dengan alat yang dari besi bekas dan gergaji dan loyang itu bisa memproduksi 3780 polibag dalam satu kali kerja alat sekitar tiga jam.

"Jika manual satu hari penuh belum tentu bisa dapat ribuan polibag. Nah dengan alat yang kami design ini bisa sampai 3780 pak. Ini kami Persembahkan untuk pertanian hortikultura," kata Sagim.

Sagim menceritakan idenya tadinya hanya iseng namun ternyata bisa dan sangat membantu kelompok tani kami.

"Kami di Balai Penyuluh Pertanian Landasan Ulin, Poktan Ngudi Rahayu Kelurahan Syamsudin Noor. Kebetulan coba coba awalnya. Eh ternyata bisa juga," kata dia.

Kepala Dinas Pengedalian Penduduk KB Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak Banjarbaru, IR Hj Puspa Kencana MP, mengatakan Gelaran lomba Teknologi Tepat Guna (TTG) ini adalah Gelaran tahunan yang mana tujuannya untuk memasyarakatkan teknologi yang ramah dan mudah dibuat oleh masyarakat.

"Ini Menampilkan inovasi teknologi tepat guna dan tepat guna dan aman masyarakat yang bisa dipamerkan. Juga mensosialisasikan alat teknologi tepat guna bukan dari pabrikan namun murni bikinan masyrakat. Gunanya Mempercepat ekonomi dan bisa memperluas lapangan kerja dan meningkatkan mutu produksi. Dan alat itu bisa dijual ke masyrakat. Dapat meningkatkan mutu masyarakat," kata Puspa Kencana.

Kedepan, sambung Puspa, dari masukan-masukan dalam. Lomba akan dibuat kategori. Level siswa, masyarakat umum dan mahasiswa.

Baca: Meski Setuju Membongkar Bangunan, Warga Rantauandarat Tetap Ajukan Banding Ganti Rugi 

Baca: Tangis Annisa Pohan Beberkan SBY Kesepian Rela Tidur di Kursi Saat Ani Yudhoyono Sakit Kanker Darah

Kasi Kelembagaan Masyarakat, Dinas Pengedalian Penduduk KB Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak Banjarbaru, Jumiatun, menambahkan yang jadi juara nanti akan diikutkan Lomba tingkat Provinsi pada tanggal 25 April nanti yang akan diselenggarakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kalsel di Banjarbaru.

"Dari tahun 2009, sempat juara satu. Karena kita di Banjarbaru yang memprakarsasi lomba ini, nah kita harapkan tahun kni bisa tembus tiga besar dan jadi Pemenang," kata Jumiatun.(banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved