Berita Banjarbaru

Pembersihan APK di Tiga Tempat di Banjarbaru Dilakukan Petugas Bawaslu Sampai Malam Hari

Penertiban Alat Peraga Kampanye di Banjarbaru dilakukan hingga malam. Hal ini banyaknya plang dan spanduk caleg yang masih banyak belum diturunkan.

Pembersihan APK di Tiga Tempat di Banjarbaru Dilakukan Petugas Bawaslu Sampai Malam Hari
Banjarmasinpost.co.id/Faturahman
Petugas membongkar APK yang belum dibongkar saat minggu tenang. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - BANJARBARU – Penertiban Alat Peraga Kampanye di Banjarbaru dilakukan hingga malam. Hal ini banyaknya plang dan spanduk caleg yang masih banyak belum diturunkan.

Namun dari pengamatan Banjarmasin Post. Baloho dan poster di Jalan A Yani dan Jalur Trikora sudah terlihat bersih dari sebelumnya yang masih terpasang baliho caleg.

Ketua Panwaslu Banjarbaru, Dahtiar, menjelaskan bahwa untuk Penertiban APK dilanjut hari ini dan ditarget hari ini sampai malam.

"Hari ini kita lakukan pembersihan APK di tiga daerah yakni Lianganggang, Landasan Ulin dan Banjarbaru Selatan," kata Dahtiar.

Dijelaskan dia Panwaslu untuk menghadapi 17 April atau hari H oencoblosan petugas sudah siap.

"Status kami siap sedia. Ada sebanyak 733 petugas pengawas TPS sudah siap sedia," kata Dahtiar.

Baca: Sebanyak 298 personil TNI Polri di Banjarbaru digeser ke TPS, Hujan dan Penerangan Jadi Ancaman

Dijelaskan Dahtiar, jika masih ada APK yang belum diturunkan maka besok Panwaslu bersama unsur terkait akan menurunkannya."Hari ini tadi ada sebagian wilayah yang dihentikan Penertiban APK karena hujan turun. Setelah itu dilanjutkan," kata Dahtiar.

Pada masa tenang, APK harus dibersihkan. Hal itu tersebut telah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 pasal 287 ayat 5, dimana masa tenang adalah masa yang tidak dapat digunakan untuk melakukan aktivitas kampanye pemilu.

Dalam payung hukum ini juga menyebutkan kampanye Pemilu dimulai sejak ditetapkannya DCT dan berakhir sampai dimulainya masa tenang.

Dimana pasal tersebut menyebutkan bahwa Peserta Pemilu yang melakukan kampanye pada masa tenang dapat dikenai sanksi kurungan paling lama 1 tahun dan denda paling banyak Rp12.000.000.

Baca: Jelang Pilpres 2019, Danrem Tegaskan Kondisi Kalteng Kondusif, BKO-kan Ribuan Prajurit ke Polda

Dalam Undang Undang itu menunjukkan agar pada saat masuknya masa tenang tidak ada lagi kegiatan kampanye yang dilakukan oleh Peserta Pemilu.

Termasuk, penyampaian visi dan misi sebagai calon wakil rakyat merupakan salah satu dari metode kampanye.

Secara umum, masa tenang masuk pada tanggal 14-16 April 2019. (banjarmasinpost.co.id/lis)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved