Pasar Gelap Satwa Dilindungi

Pemerintah Melarang Jual Beli Satwa Dilindungi, Kenyataannya Masih Banyak Transaksi di Sini

Sejumlah satwa langka dan dilindungi seperti kucing hutan, owa-owa, anakan elang, dan burung rangkong atau enggang, ternyata memiliki banyak penggemar

Pemerintah Melarang Jual Beli Satwa Dilindungi, Kenyataannya Masih Banyak Transaksi di Sini
BPost Cetak
BPost edisi cetak Senin (15/4/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Sejumlah satwa langka dan dilindungi seperti kucing hutan, owa-owa, anakan elang, dan burung rangkong atau enggang, ternyata memiliki banyak penggemar di pasar gelap.

Jual beli hewan asal Kalimantan ini tertutup dan dilakukan secara daring melalui grup facebook.

Di sosmed, kucing hutan ditawarkan di harga Rp 750 ribu.

BPost mencoba melacak proses transaksi dan kebenaran akan tersedianya satwa tersebut dengan menyasar dua jalur baik secara daring maupun jual beli satwa dilindungi secara langsung.

Hasilnya, penawaran satwa dilindungi tersebut begitu riuh dan terbuka di lapak-lapak online.

Baca: Kesedihan dalam Pernikahan Ammar Zoni dan Irish Bella Terjadi Jika Mantan Diundang Kata Psikolog

Baca: Pertanyaan Pilu Gempita pada Gading Marten Saat Liburan Bareng Gisella Anastasia di Bali Terungkap

Baca: Jam Tayang Game of Thrones Season 8 di Indonesia, Cek Kesan Pemeran Daenerys Targaryen & Sansa Stark

Baca: Kesan Game of Thrones Season 8 Versi Pemeran Daenerys Targaryen, Sansa Stark, dan Arya Stark

Baca: Syahrini Kepergok Pakai Sendal Bulu Berharga Mahal, Padaal Niat Istri Reino Barack Tampil Sederhana

"Bagi yang serius saja, kucing hutan sepasang Rp 750 ribu, bisa nego. Minat silakan chat," tulis seseorang, sebut saja Abram, yang mengunggah penawaran lengkap dengan sejumlah foto kucing hutan.

Padahal, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan akan menindak tegas warga yang membunuh dan mengonsumsi kucing hutan atau disebut juga kucing blacan.

Sebab, kucing tersebut termasuk hewan yang dilindungi.

Kucing blacan atau kucing bengal atau kucing hutan (Felis bengalensis/prionailurus bengalensis) masuk dalam daftar satwa dilindungi.

Sebagaimana Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1999 Tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa.

Ada juga tawaran seorang warganet sebut saja Oji yang biasa berburu di hutan.

"Kucing hutan jual murah saja, habis beras mau masak. Dapat saat ke hutan tadi, semoga deal Rp 450 ribu saja. Jangan ditawar lagi, lokasi Kalsel. Kalau minat chat inbox (Facebook) saja. Handphone pinjaman soalnya," ucap Oji.

Dari penelusuran lain, seseorang juga menawarkan anakan alap-alap jambul dan burung rangkong atau enggang di media sosial.

"Bagi yang minat, Crested Goshawk atau alap-alap jambul," tulisnya melakukan penawaran.

"Berapa maharnya?" balas seseorang yang minat.

Lainnya juga banyak yang mempertanyakan penawaran alap-alap jambul berlokasi di Kalsel itu.

Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved