Pasar Gelap Satwa Dilindungi

Polda Kalsel Bentuk Unit Khusus Menangani Penjuala Satwa Dilindungi, Akui Penjual Mulai Canggih

Terpisah, Direktur Kriminal Khusus Kombes Rizal Irawan melalui KaSubdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Direktorat Kriminal Khusus

Polda Kalsel Bentuk Unit Khusus Menangani Penjuala Satwa Dilindungi, Akui Penjual Mulai Canggih
BPost Cetak
BPost edisi cetak Senin (15/4/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Terpisah, Direktur Kriminal Khusus Kombes Rizal Irawan melalui KaSubdit IV Tindak Pidana Tertentu (Tipiter) Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalimantan Selatan, AKBP Endang Agustina, menuturkan dalam kasus perlindungan hewan ini pihaknya ada unit tersendiri menanganinya.

“Kami sangat konsen menangani dan menindaklajuti jika ada informasi yang masuk terkait binatang-binatang yang dilindungi. Kami sudah menangani beberapa kasus," ujarnya.

Pihaknya, kata Endang, sudah memasang jaringan dengan rekan-rekan BKSDA dan lainnya.

Baca: Sule Kini Terjun ke Bisnis Kuliner, Terungkap Menu Utamanya Ternyata Kaki Ayam

Baca: Bahaya Nikita Mirzani yang Nyinyiri Syahrini dan Suami Mulan Jameela, Ahmad Dhani Diungkap Sosok Ini

Baca: Syahrini Kepergok Pakai Sendal Bulu Berharga Mahal, Padaal Niat Istri Reino Barack Tampil Sederhana

Baca: Via Vallen Mau Dinikahi Pria Ini, Sikapnya Bikin Pedangdut Kesayangan Rhoma Irama Merasa Diteror

”Kami selalu berkoordonasi untuk sama-sama menegakkan dan melindungi hewan dilindungi,” ujarnya.

Endang mengakui para pelaku sudah mulai canggih melakukan aksinya.

Mereka tidak lagi menjual di pinggir jalan, tapi via situs dan lainnya.

"Penyelidikannya cukup lama dan sulit. Kami tak kujuk-kujuk datang dan menangkap. Kami melakukan penangkapan berdasarkan informasi anggota lidik," jelasnya.

Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved