Berita Kabupaten Banjar

Tipidter Satreskrim Polres Banjar Amankan Ratusan Tabung, Diduga Jual di Atas HET

Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Banjar masih melakukan penyidikan terhadap pangkalan gas elpiji tiga kilogram yang menjual

Tipidter Satreskrim Polres Banjar Amankan Ratusan Tabung, Diduga Jual di Atas HET
istimewa
Kanit Tipidter Satreskrim Polres Banjar, Ipda Nur Arifin mengamankan barang bukti. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA — Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Banjar masih melakukan penyidikan terhadap pangkalan gas elpiji tiga kilogram yang menjual tidak sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), berlokasi di Jalan Kenanga RT 4 Desa Murung Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar.

Sejumlah barang bukti diamankan.

Penyidik sudah memintai keterangan, mulai dari sopir truk pendistribusian, Abdurrahman, kernet truk, M Hafizi Albanjari, penerima gas elpiji tiga kilogram, Zulkhaidir, pemilik pangkalan, Mahmudah, admin PT Borneo Anugerah Insanindo, M Saudi dan Direktur PT Borneo Anugerah Insanindo, Muhammad As'adi.

Kapolres Banjar, AKBP Takdir Mattanete melalui Kasat Reskrim Polres Banjar, AKP Sofyan membenarkan hal tersebut.

Unit Tipidter Satreskrim Polres Banjar mengamankan tiga orang yakni supir agen PT Borneo Anugerah Insanindo, Abdurrahman, kernet sopir, M Hafizi Albanjari dan penerima elpiji tiga kilogram, Zulkhaidir.

Ketiganya sempat diamankan 1x24 jam, hingga akhirnya dipulangkan.

Baca: Janji Palsu pada Ayu Ting Ting Saat Tertahan di Bandara Turki, Teman Ivan Gunawan Tuntut Ganti Rugi?

Baca: Link lindungihakpilihmu.kpu.go.id Jelang Pilpres 2019 dan Pemilu 2019 Sulit Diakses, Cek Keluhannya

Baca: Video Amarah Ahok BTP Saat di Jepang, Suami Puput Nastiti Devi Nyoblos di Osaka untuk Pilpres 2019

Baca: Reaksi Pilu Gading Marten Saat Gempita Tanyakan Ini Saat Liburan Bareng Gisella Anastasia di Bali

Berawal dari laporan masyarakat pada Selaa (9/4) 2019 lalu, bahwa pangkalan gas elpiji tiga kilogram di wilayah hukum Polres Banjar tepatnya di Desa Murung Kecamatan Martapura Kota menyalurkan tabung gas elpiji kepada masyarakat dengan harga yang tidak sesuai dengan HET.

Kemudian anggotanya langsung melakukan pengecekan ke daerah tersebut.

Didapati satu unit mobil truk DA 9529 BR yang dikemudikan oleh Abdurrahman, truk bertuliskan PT Borneo Anugerah Insanindo yang sedang melakukan pendistribusian tabung gas elpiji tiga kilogram di depan rumah Badrudin dan sebagai penerima tabung gas elpiji tersebut adalah Zulkhaidir.

Ternyata, Zulkhaidir ini tidak mempunyai izin pangkalan dan membeli gas elpiji tiga kilogram dengan harga Rp 15.000 per tabung.

Halaman
12
Penulis: Hasby
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved