Berita Banjarmasin

BPJS Kesehatan Kucurkan Rp 11 M Bayar Klaim Utang Jatuh Tempo ke Rumah Sakit di Banjarmasin

BPJS Kesehatan menggelontorkan dana sebesar Rp 11 triliun untuk membayar utang klaim jatuh tempo BPJS Kesehatan kepada rumah sakit.

BPJS Kesehatan Kucurkan Rp 11 M Bayar Klaim Utang Jatuh Tempo ke Rumah Sakit di Banjarmasin
Banjarmasinpost.co.id/Achmad Maudhody
Suasana Pelayanan BPJS Kesehatan Banjarmasin. 

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARMASIN - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Banjarmasin telah membayar dana Kapitasi dan tagihan klaim dengan total sebesar Rp 180.655.353.786 sepanjang bulan April 2019.

"Pembayaran itu buat 359 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), 31 FKRTL, 37 apotik PRB, tiga lab dan 13 optikal yang ada di wilayah kerja Kantor Cabang Banjarmasin," papar Kepala Cabang Banjarmasin BPJS Kesehatan, Tulus Novita Dewi.

Di acara Media Gathering bersama BPJS Kesehatan Cabang Banjarmasi di Rumah Makan Lima Rasa Banjarmasin, Selasa (16/4/2019).

Tulus menjelaskan, BPJS Kesehatan menggelontorkan dana sebesar Rp 11 triliun untuk membayar utang klaim jatuh tempo BPJS Kesehatan kepada rumah sakit.

Baca: Ceramah Ustadz Abdul Somad Tentang Keutamaan Melaksanakan Puasa Nisfu Syaban 2019

Baca: Balasan Istri Anang Hermansyah, Ashanty Kala Dapat Ancaman Usai Lakukan Ini, Didukung Sejumlah Artis

Di luar itu, BPJS Kesehatan juga melakukan pembayaran sebesar Rp 1,1 triliun dalam bentuk dana kapitasi kepada fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP).

"Sampai hari ini, tagihan klaim rumah sakit yang lolos verifikasi dan sudah jatuj tempo, akan dibayar BPJS Kesehatan dengan mekanisme first in first out. Urutan pembayarannya disesuaikan dengan catatan kami. Rumah sakit yang lebih dulu mengajukan berkas secara lengkap, tentu transaksi pembayaran klaimnya akan diproses terlebih dahulu," katanya.

Ditambahkan dia, upaya menuntaskan pembayaran fasilitas kesehatan ini dapat terwujud karena ada dukungan penuh dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan.

Menurut Tutus, setiap tanggal 15 merupakan tanggal pembayaran kapitasi untuk FKTP. Oleh karena itu ada kemungkinan pembayaran non kapitasi dan tagihan rumah sakit dibayarkan BPJS Kesehatan pada hari berikutnya. Hal ini merupakan mekanisme pembayaran yang rutin dilakukan setiap bulan oleh BPJS Kesehatan.

"Biasanya mitra Perbankan kami menjalankan transaksi untuk pembayaran kapitasi ini dulu. Namun, kami pastikan kewajiban pembayaran ke fasilitas sesuai ketentuan yang berlaku dapat dilakukan paling lambat hari ini. Kami juga sudah berkoordinasi dengan mitra Perbankan untuk memastikan fasilitsas kesehatan di wilayah kerja Kantor Cabang Banjarmasin dibayarkan dengan sesuai ketentuan berlaku.

Baca: Pengisian Direktur RS Sultan Suriansyah, Wali Kota : Tunggu Hasil Lelang Jabatan Kepala Dinkes

Baca: Salurkan Hak Warga Binaan untuk Pemilu 2019, Dua TPS Disiapkan di Lapas Amuntai HSU

Tutus mengatakan, dengan dibayarnya hutang klaim jatuh tempo oleh BPJS Kesehatan kepada fasilitas kesehatan, diharapkan pihak fasilitas kesehatan juga bisa melakukan kewajibannya sesuai dengan tertuang dalam regulasi .

"Saya juga berharap pihak rumah sakit dapat kian optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada para pasien JKN KIS," tegasnya. (Banjarmasinpost.co.id/syaiful anwar)

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved