Serambi Ummah

Ceramah Ustadz Abdul Somad Tentang Keutamaan Melaksanakan Puasa Nisfu Sya'ban 2019

Ceramah Ustadz Abdul Somad Tentang Keutamaan Melaksanakan Puasa Nisfu Sya'ban 2019

Ceramah Ustadz Abdul Somad Tentang Keutamaan Melaksanakan Puasa Nisfu Sya'ban 2019
capture/youtube
Ustadz Abdul Somad 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Ceramah Ustadz Abdul Somad Tentang Keutamaan Melaksanakan Puasa Nisfu Sya'ban 2019 .

Sebentar lagi kita memasuki hari ke-15 di bulan Sya'ban yang pada saat itu umat muslim dapat melaksanakan puasa sunah yakni puasa nisfu sya'ban.

Puasa Sya'ban 2019 ini dapat dilaksanakan pada 21 April mendatang.

Meskipun puasa di Nisfu Sya'ban dikategorikan sebagai puasa sunah namun biasanya sering diamalkan umat Islam karena di malam Nisfu Sya’ban memiliki keistimewaan tersendiri.

Menurut Ustad Abdul Somad dalam video ceramahnya seperti dilansir Banjarmasinpost.co.id dari Tribun Kaltim, hadits tentang puasa di siang hari saat Nisfu Sya'ban adalah daif atau lemah, tetapi boleh saja kita lakukan jika ingin berpuasa.

Baca: 7 Amalan Khusus Malam Nisfu Syaban 2019, Ini Bacaan Niat Puasa Syaban & Doa Buka Puasa Syakban

Baca: Foto Raline Shah Digunakan Media Korea Terkait Kasus Prostitusi Libatkan Seungri BIGBANG

Baca: Pesan Menyentuh Suami Cinta Penelope Jatuhkan Talak di Momen Vonis Kanker Stadium 3

Baca: Buku Unik Ahmad Dhani Buat Kaget Mulan Jameela Dul Jaelani Hingga Al Ghazali, Ini Isinya

Baca: Vicky Nitinegoro Peluk Anak Nikita Mirzani di Kamar, Buat Billy Syahputra Bereaksi

“Kalau mau, silakan saja, apalagi jika untuk kebaikan bersama, tetapi hadisnya lemah. Hadits puasa di bulan Sya'ban yang kuat adalah berpuasa di bulan-bulan haram atau mulia, yaitu Zulhijjah, Zulkaidah, Rajab dan Sya'ban dan Allah akan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya di malam Nisfu. Jadi, ini hadisnya umum bulannya, tak khusus dijelaskan harus di saat Nisfu Sya'ban, tetapi di bulan-bulan haram,” jelasnya.

Lebih lanjut, pada malam nisfu sya'ban, Allah juga akan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya, kecuali orang yang menyekutukan Allah dan yang bertengkar namun saat malam Nisfu Sya’ban belum juga berdamai.

"Semua yang beribadah malam itu, diampunkan Allah kecuali orang-orang yang menyekutukan Allah dan mereka yang belum berdamai," ucap UAS.

"Jadi malam ini bisa dibilang malam perdamaian, supaya masuk bulan Sya'ban hatinya plong," lanjutnya.

"Nah jadi malam itu bisa kita hidupkan degngan ibadah seperti baca qur'an, zikir, tahajud, witir, shalat sunah taubat, bangun tengah malam mandi. lepas mandi ambil wudhu, lalu shalat sunah wudhu, caranya sama shalat iftitah masjid," jelas Ustadz Abdul Somad.

Halaman
1234
Penulis: Noor Masrida
Editor: Restudia
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved