Berita Tapin

Diduga Terlibat Dugaan Politik Uang, Oknum KPPS di Tapin Mundur sebagai Penyelenggara Pemilu 2019

Dugaan keterlibatan politik uang yang dilakukan penyelenggaran Pemilu, yaitu Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Tapin, disikapi.

Diduga Terlibat Dugaan Politik Uang, Oknum KPPS di Tapin Mundur sebagai Penyelenggara Pemilu 2019
Banjarmasinpost.co.id/Mukhtar Wahid
Ketua KPU Kabupaten Tapin, Henny Hendriyanti 

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - Dugaan keterlibatan politik uang yang dilakukan penyelenggaran Pemilu, yaitu Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) di Kabupaten Tapin, sudah disikapi.

"Oknum anggota KPPS menyatakan mundur dan merasa tak mampu mengemban amanah. Sudah ada penggantinya dan pada pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara 17 April, dilakukan pengambilan sumpah anggota KPPS," kata Ketua KPU Kabupaten Tapin, Henny Hendriyanti, Selasa (16/4/2019).

Simulasi Pemungatan Suara

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tapin menggelar simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilu 2019 di TPS.

Lokasi TPS simulasi menggunakan lapangan bola basket Bur Anwar di lapangan Dwi Dharma, Jalan Haryono MT, Kelurahan Rangda Malingkung, Kecamatan Tapin Utara, Kabupaten Tapin, Sabtu (13/4/2019).

Bupati Tapin HM Arifin Arpan dan anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Tapin berkenan sebagai pemilih dalam simulasi sersebut.

Baca: Peringatan Ustadz Abdul Somad ke Saksi TPS, Ancamannya Neraka Jahanam Jika Lakukan Ini

Baca: Jangan Foto di Bilik Suara TPS Saat Pencoblosan Pilpres dan Pileg 2019, Ada Sanksinya

Baca: Empat Caleg di Banjarmasin Diduga Lakukan Politik Uang, Bawaslu Kota Banjarmasin Kumpulkan Bukti

Pemilih simulasi tertib mengikuti tahapan pemungutan suara sejak mulai menyimak pengambilan sumpah dan janji petugas KPPS, pendaftaran dan pemanggilan pencoblos hingga mencelupkan jari pemilih ke tinta sebagai bukti sudah mencoblos.

Kegiatan penghitungan suara selesai sebelum pukul 12.00 Wita dengan pemilih sebanyak 200 orang. Kemudian istirahat sejenak untuk menyiapkan blangko formulir C1 Plano untuk tahapan penghitungan suara di TPS.

"Durasi pemungutan suara untuk satu pemilih kurang dari lima menit. Disiapkan empat bilik suara bagi pemilih," ujar Ketua KPU Kabupaten Tapin, Henny Hendriyanti.

Menurut Henny Hendriyanti, kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS tersebut sama persis dengan pelaksanaan pasa 17 April nanti.

"Harapan kami para KPPS yang melaksanakan simulasi dan yang menghadiri kegiatan ini dapat memahami dan mengerti tugas dan fungsinya pada pelaksanaan hari H nanti," katanya.

Baca: KPU Tapin Adakah Lomba Foto Pemilu 2019, Selfi Usai Coblos Berhadiah Uang

Baca: Detik-detik Jelang Pemilu 2019, Anggota Komisi III DPR RI Ini Soroti Kinerja KPU, TNI & Polri

Baca: Bupati Tapin Minta Warga Tak Malu Bertanya, Ajak Ketua KPU Cek TPS Pemilu

Henny mengaku para KPPS di 580 TPS sesungguhnya sudah mendapatkan buku panduan dan bimbingan teknis dari KPU Kabupaten Tapin.

Namun dengan melihat langsung simulasi pemungutan dan penghitungan suara di TPS akan semakin memberi pemahaman dan pengertian para anggota KPPS di TPS nantinya.

(banjarmasinpost.co.id / mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved