Berita Banjarmasin

Jiwa Seni Galuh Favorit Kalsel Tetap Tersalur Melalui Warga Binaan Di Lapas Narkotika

Setelah menjalani, ternyata anggapannya salah. Pegawai LP Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Kabupaten Banjar ini bahkan bisa berkesenian di sana.

Jiwa Seni Galuh Favorit Kalsel Tetap Tersalur Melalui Warga Binaan Di Lapas Narkotika
istimewa
Galuh Favorit Kalsel Nurbaiti Nasir 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Awalnya ia menyangka, bekerja di lembaga pemasyarakatan (LP) bakal membuatnya tak bisa lagi berkecimpung di dunia seni budaya.

Padahal, gadis yang akrab dipanggil Titi dan pemilik gelar Galuh Favorit Kalsel 2016 yang juga Galuh Kabupaten Hulu Sungai Tengah 2015 ini sangat suka seni budaya.

Setelah menjalani, ternyata anggapannya salah. Pegawai LP Narkotika Kelas IIA Karang Intan, Kabupaten Banjar ini bahkan bisa berkesenian di sana.

"LP atau yang dikenal masyarakat sebagai penjara, mempunyai pembinaan seni budaya, yaitu Musik Panting Intan Pengayoman," jelas gadis kelahiran Hulu Sungai Tengah, 11 Mei 1995 ini.

Sebagai Sarjana Pendidikan Seni, ia juga ikut berperan dalam bimbingan kerja warga binaan berupa pembuatan kerajinan yaitu miniatur rumah Banjar, kapal-kapalan, sandal sasirangan, kaligrafi dari kulit telur dan lainnya.

Baca: Peringatan Ustadz Abdul Somad ke Saksi TPS, Roy Kiyoshi Prediksi Pilpres 2019, Prabowo atau Jokowi?

Produk kerajinan itu dipasarkan di sentra batu permata dan kerajinan Pertokoan Cahaya Bumi Selamat (CBS) Martapura.

"Saya juga suka barang seni berupa kerajinan lokal yang menjadi penunjang ekonomi kreatif," ujar Titi yang juga Duta Pemuda Indonesia Provinsi Kalsel 2016.

Meskipun bekerja di LP Narkotika ada tantangan tersendiri, yakni warga binaan adalah semua laki-laki, namun selama ini Titi tak pernah mengalami hal tak diinginkan.

"Alhamdulillah sampai saat ini tak ada yang usil. Saat Titi berinteraksi dengan warga binaan, mereka menyapa secara santun, karena saya juga begitu, bersikap sopan dan tenang saat bertugas," ungkapnya.

Sementara itu kegiatan pembinaan ini menjadi pengobat rindu Titi dengan aktifitas saat kuliah dan saat berkecimpung di Taman Budaya Kal-Sel juga bergaul dengan para Nanang Galuh.

"Dulu, di kampus dan sanggar saya aktif berkesenian, antara lain tari, teater dan musik," tukas putri dari Muhammad Nasir dan Nurhidayah ini.

Baca: Daftar Menteri yang Malas Laporkan Harta Kekayaan Dirilis ICW, Ada Luhut Hingga Tjahjo Kumolo

Titi yang juga suka traveling, menyatakan masih bisa jalan-jalan ke obyek wisata lokal saat akhir pekan. Baginya, setelah bekerja maka weekend itu sangat berarti.

"Meskipun tak bisa seperti dulu, namun di akhir pekan saya masih bisa sempatkan waktu refreshing, jalan-jalan, ikut pagelaran seni atau hanya sekedar mengapresiasi," terangnya.

(banjarmasinpost.co.id/salmah saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved