Berita Kalteng

Tim Jaksa Masuk Pesantren Kejari Kapuas "Blusukan" ke Pondok Pesantren Fajar Islam, Lakukan ini

Tim Jaksa Masuk Pesantren Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas "blusukan" ke Pondok Pesantren Fajar Islam di Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas

Tim Jaksa Masuk Pesantren Kejari Kapuas
tribunkalteng.com/fadly
Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kapuas Mauladi SH MH saat menjadi narasumber dalam pelaksanaan penerangan hukum dan penyuluhan hukum Jaksa Masuk Pesantren (JMP) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KUALAKAPUAS - Tim Jaksa Masuk Pesantren Kejaksaan Negeri (Kejari) Kapuas "blusukan" ke Pondok Pesantren Fajar Islam di Kecamatan Basarang Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng).

Pihaknya melakukan penerangan hukum dan penyuluhan hukum yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat khususnya para santri.

Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kapuas Mauladi SH MH yang menjadi narasumber dalam pelaksanaan penerangan hukum dan penyuluhan hukum, Jaksa Masuk Pesantren (JMP).

Ia menyampaikan materi tentang budaya taat hukum, akibat hukum penyalahgunaan narkotika berdasarkan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika serta akibat hukum penyalahgunaan media sosial berdasarkan UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Baca: Pengakuan Bungsu Maia Estianty dan Ahmad Dhani, Dul Jaelani ingin Taaruf, Dengan Aaliyah Massaid?

Baca: Reino Barack Cium Syahrini Saat di Bandara Terekam Video, Benda di Kepala Incess Malah Disorot

Baca: Doa Anak Jokowi ke Ani Yudhoyono Saat Umrah & Tangis Istri AHY, Annisa Pohan Kisahkan Perjuangan SBY

Baca: Link lindungihakpilihmu.kpu.go.id! 3 Cara Lain Cek DPT Pilpres 2019 (Pemilu 2019) Jika Situs Error

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kapuas Komaidi melalui Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri Kapuas Mauladi, Selasa (16/4/2019) mengatakan tujuan kegiatan tersebut agar para santri di Pondok Pesantren itu mempunyai pengetahuan dan pemahaman hukum yang dapat membentuk karakter sadar hukum.

"Sehingga bisa menjadi daya tangkal atau cegah dini terhindar dari perbuatan melanggar hukum," kata Mauladi.

Kegiatan Jaksa Masuk Pesantren (JMP) tersebut diikuti oleh sekitar 250 santri yang antusias mendengarkan penyampaian materi dan melakukan tanya jawab kepada narasumber.

Saat kegiatan Jaksa Masuk Pesantren (JMP) ini juga dilakukan penyerahan Souvenir kepada santri di pondok pesantren yang disambangi Tim Jaksa Masuk Pesantren Kejari Kapuas.

(Banjarmasinpost.co.id/Fadly SR)

Penulis: Fadly Setia Rahman
Editor: Edinayanti
Sumber: Tribun Kalteng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved