Tajuk

Ayo, Jangan Golput!

AYO, hari ini Rabu (17/4), warga negara Indonesia yang mempunyai hak pilih pada Pemilu 2019, datangilah tempat pemungutan suara (TPS).

Ayo, Jangan Golput!
Banjarmasipost
Banjarmasipost Edisi Rabu (17/4)

BANJARMASINPOST.CO.ID - AYO, hari ini Rabu (17/4), warga negara Indonesia yang mempunyai hak pilih pada Pemilu 2019, datangilah tempat pemungutan suara (TPS). Gunakan hak pilih Anda.

Teguhkan hati Anda dengan pilihan Anda sendiri. Jangan terpengaruh dengan ‘uang’ yang mungkin sudah Anda terima. Anda juga jangan bingung.

Ada lima warna kertas suara yang disediakan untuk coblos. Warna kuning untuk DPR RI, merah untuk DPD RI, biru untuk DPRD Provinsi, hijau untuk DPRD Kabupaten/Kota, dan warna abu-abu untuk presiden dan wakil presiden.

Bagi pemilih yang belum terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) jangan berkecil hati. Anda masih bisa menggunakan hak pilih. Putusan Mahkamah Konstitusi 6 Juli 2009 telah menegaskan kekuatan hak pilih warga negara sebagai hak asasi manusia.

Baca: Kapan Sertifikat Tanah Dibagikan

Baca: Pasar Ahad Kertak Hanyar Perlu Pembenahan

Baca: Usai Pemilu 2019, Bawaslu Kabupaten Tapin Periksa Mantan KPPS yang Diduga Terlibat Politik Uang

Dalam putusannya MK menegaskan, warga negara yang belum terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) dapat menggunakan hak pilihnya dengan menggunakan KTP yang masih berlaku dan memilih di tempat mereka tinggal.

Bagi pemilih yang belum menerima formulir model C6 atau surat pemberitahuan pemilih hingga sehari sebelum hari pencoblosan, Selasa (16/4), dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara Pilpres dan Pileg juga jangan cemas atau takut tak bisa nyoblos.

Tetap datang ke TPS untuk memberikan hak suara, karena tanpa C6 tetap bisa memilih. Asal nama Anda tercatat di DPT, Anda bisa menggunakan KTP elektronik maupun surat keterangan bahwa telah melakukan perekaman.

Berdasarkan rekapitulasi Daftar Pemilih Tetap hasil perbaikan ketiga atau DPThp 3 dari Komisi Pemilihan Umum (KPU), jumlah pemilih yang ditetapkan dalam DPThp 3 meningkat dibanding jumlah pemilih DPThp 2 menjadi 192.866.254. Angka ini terdiri atas pemilih dalam negeri dan luar negeri. Yakni sebanyak 190.770.329 pemilih dalam negeri dan 2.058.191 pemilih di luar negeri.

Dengan jumlah pemilih tersebut kita harapkan tidak ada seorang pun yang memilih menjadi golongan putih (golput). Memilih untuk menjadi golput sama artinya tidak peduli dengan nasib bangsa ini ke depan. Kita tentu tidak ingin seperti Pilpres 2014, angka golput mencapai titik tertinggi yakni 30 persen lebih dari jumlah pemilih.

Saat ini, kita tengah memerangi koruptor. Salah satunya koruptor yang ada di rumah-rumah rakyat. Dari data Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), sebanyak 247 anggota DPR dan DPRD yang tertangkap kasus korupsi sepanjang 2004-2018. Jumlah tersebut merupakan yang terbanyak dibanding pejabat/swasta lainnya.

Nah agar gedung parlemen tak lagi diisi para koruptor, datanglah ke TPS dan beranilah memberikan suara pilihan Anda pada partai dan orang-orang yang layak dipercaya. Pilihlah orang-orang yang tepat untuk duduk di lembaga legislatif.

Baca: Diduga Terlibat Dugaan Politik Uang, Oknum KPPS di Tapin Mundur sebagai Penyelenggara Pemilu 2019

Baca: Malam Nisfu Syakban Mustajab Berdoa, Ini 7 Amalan Malam Nisfu Syakban 2019, Sendiri atau Berjamaah

Memilih calon anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang tepat adalah salah satu cara untuk menyelamatkan negara ini dari beragam soal.

Resapilah lirik lagu Surat Buat Wakil Rakyat dari Iwan Fals ini. Di hati dan lidahmu kami berharap. Suara kami tolong dengar lalu sampaikan. Jangan ragu jangan takut karang menghadang. Bicaralah yang lantang jangan hanya diam. Ayo, jangan golput! (*)

Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved