Berita HST

Bayar Tunggakan BPJS Hingga Rp 66 Miliar kepada 188 FKTP dan 10 FKTL di Banua Anam

BPJS Cabang Barabai, per 15 April menggelontorkan anggaran Rp 66.136.939.494 untuk membayarkan tunggakan 188 Fasilitas kesehatan FKTP dan 10 FKTL.

Bayar Tunggakan BPJS Hingga Rp 66 Miliar kepada 188 FKTP dan 10 FKTL di Banua Anam
HO/Humas BPJS Barabai
BPJS Cabang Barabai, menggelontorkan anggaran sebesar Rp 66.136.939.494 untuk membayarkan tunggakan 188 Fasilitas Kesehatan 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - BPJS Cabang Barabai, per tanggal 15 April tadi baru saja menggelontorkan anggaran sebesar Rp 66.136.939.494 untuk membayarkan tunggakan 188 Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan 10 Fasilitas Kesehatam Tingkat Lanjutan (FKTL).

Pembayaran ini untuk tunggakan seluruh FKTP dan FKTL yang ada di Banua Anam. Rinciannya FKTP, terdiri dari 95 puskesmas, 54 dokter praktek perorangan (DPP), 17 dokter gigi, 12 klinik TNI dan Polri serta 10 klinik pratama. Sedangkan untuk FKRTL terdiri dari  tujuh RSUD, dua rumah sakit swasta dan sebuah klinik utama.

"Sampai hari ini, tagihan klaim rumah sakit yang lolos verifikasi dan sudah jatuh tempo, akan dibayar BPJS Kesehatan dengan mekanisme first in first out. Urutan pembayarannya disesuaikan dengan catatan kami.

Rumah sakit yang lebih dulu mengajukan berkas secara lengkap, tentu transaksi pembayaran klaimnya akan diproses terlebih dulu. Upaya menuntaskan pembayaran fasilitas kesehatan ini dapat terwujud karena ada dukungan penuh dari Kementerian Keuangan dan Kementerian Kesehatan," kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Barabai Sugiyanto.

Baca: Ketua KPPS di Kasarangan Bikin Dekorasi TPS Bak Acara Pengantin, Semua Pakai Dana Pribadi

Klaim ini merupakan klaim dari FKTP dan FKTL yang sudah masuk dan divertivikasi. Sugianto membeberkan, untuk waktu verivikasi diperlukan hingga 15 hari termasuk 10 hari waktu konfirmasi terhadap FKTP dan FKTL.

Menurut Sugianto, BPJS Kesehatan menggelontorkan dana sebesar Rp 11 triliun untuk membayar hutang klaim jatuh tempo BPJS Kesehatan kepada rumah sakit. Di luar itu, BPJS Kesehatan juga melakukan pembayaran sebesar Rp 1,1 triliun dalam bentuk dana kapitasi FKTP.

Untuk BPJS Kesehatan Cabang Barabai, total kapitasi dan klaim yang sudah dibayarkan dari Januari hingga April mencapai Rp 133.472.134860. Rinciannya Rp 21.974.099.515 untuk dana kapitasi dan 111.498.035.345 klaim.

Menurut Sugiyanto, setiap tanggal 15 merupakan tanggal pembayaran kapitasi untuk FKTP. Oleh karena itu, ada kemungkinan pembayaran non kapitasi dan tagihan rumah sakit dibayarkan BPJS Kesehatan pada hari berikutnya. Hal ini merupakan mekanisme pembayaran yang rutin dilakukan setiap bulan oleh BPJS Kesehatan.

Baca: Prabowo Subianto Sujud Syukur, Kantongi Hasil Quick Count Pilpres 2019 Sebesar 62 %, Sandiaga Uno?

"Biasanya mitra perbankan kami menjalankan transaksi untuk pembayaran kapitasi ini dulu. Namun kami pastikan kewajiban pembayaran ke fasilitas kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku dapat dilakukan paling lambat hari ini. Kami juga sudah berkoordinasi dengan kantor pusat, sehingga kantor cabang bisa memantau dan memastikan fasilitas kesehatan di wilayah kerjanya agar dibayar sesuai dengan ketentuan yang berlaku, tegas Sugiyanto.

Sugiyanto mengatakan, dengan dibayarnya hutang klaim jatuh tempo oleh BPJS Kesehatan kepada fasilitas kesehatan, diharapkan pihak fasilitas kesehatan juga bisa melakukan kewajibannya sesuai dengan yang tertuang dalam regulasi. Sugiyanto juga berharap pihak RS  kian optimal dalam memberikan pelayanan kesehatan. (Banjarmasinpost.co.id/Eka Pertiwi)

Penulis: Eka Pertiwi
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved