BPost Cetak

Empat Caleg Diduga Bagi Uang

Tim yang dipimpin Ketua Panwascam Banjarmasin Tengah Ahmad Baihaki menemukan dugaan pembagian uang oleh dua caleg.

Empat Caleg Diduga Bagi Uang
Banjarmasipost
Banjarmasipost Edisi Rabu (17/4)

BANJARMASIN, BPOST - Patroli Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Banjarmasin pada masa tenang membuahkan hasil. Koordinator Divisi Penindakan Subhani mengatakan ada empat temuan di lapangan. Sejumlah calon anggota legislatif terindikasi membagikan uang di beberapa kecamatan.

Tim yang dipimpin Ketua Panwascam Banjarmasin Tengah Ahmad Baihaki menemukan dugaan pembagian uang oleh dua caleg. Uangnya sebesar Rp 50 ribu disertai selebaran foto caleg.

“Foto selebaran itu dilengkapi nama dan lambang parpol untuk caleg. Kedua caleg dari parpol berbeda itu berinisial MS dan NV,” ujar Subhani, Selasa (16/4).

Di Kecamatan Banjarmasin Timur juga didapati dua caleg berinisial TN dan NL melakukan hal sama, yakni membagikan uang. Jumlahnya dari Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu.

Baca: Usai Mencoblos Langsung Pulang

Baca: Si Palui Babalas Pantun

Baca: Dua Bulan Menahan Kangen Anak

Baca: Ayo, Jangan Golput!

Saat ini, Subhani mengatakan pihaknya masih menunggu berkas laporan dan bukti-bukti. Kasus ini akan dibahas di Sentra Gakkumdu Banjarmasin yang melibatkan aparat Kejari Banjarmasin dan Polresta Banjarmasin.

“Apabila terbukti, keempat caleg akan dikenakan Pasal 523 Ayat 2 UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 dengan ancaman penjara paling lama empat tahun dan denda maksimal Rp 48 juta,” ucap Subhani.

Pembagian amplop berisi uang juga terjadi di Banjarbaru terjadi pembagian amplop berisi uang dan kartu calon anggota legislatif.

Seorang warga Lianganggang berinisial MSB kepada BPost, Selasa (16/4), mengaku menerima amplop berisi kertas surat suara simulasi pencoblosan, foto caleg serta uang Rp 100 ribu. Dia sempat mengira isinya cuma kartu nama. “Dapat 100 K di kawasan Landasanulin Utara. Dibagikan saat malam,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi kecurangan sejumlah partai politik menyebar pemantau ke tempat pemungutan suara (TPS).

“Tentu saja, selain saksi yang ditugaskan DPC, juga ada pemantauan oleh relawan, minimal pemantau keliling. Paling tidak TPS di dekat rumahnya,” kata Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel, H Rusian.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved