Berita Tanahlaut

Manisan Mangga Muda Paling Laris di Warung Pancok di Gunung Raja Tambang Ulang Tanalaut

Habisnya musim buah membuat pedagang pancok atau manisan di Jalan A Yani Desa Gunung Raja Kecamatan Tambang Ulang meraup lebih banyak pembeli.

Manisan Mangga Muda Paling Laris di Warung Pancok di Gunung Raja Tambang Ulang Tanalaut
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Warung pancok mama Dayat di Jalan A Yani Desa Gunung Raja Kecamatan Tambang Ulang, Tanahlaut. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Habisnya musim buah membuat pedagang pancok atau manisan di Jalan A Yani Desa Gunung Raja Kecamatan Tambang Ulang meraup lebih banyak pembeli.

Jika biasanya di musim buah pembeli manisan milik Mama Dayat hanya beberapa orang saja per hari berbeda dengan kini. Jumlah pembeli terang Mama Dayat meningkat hingga ia sehari bisa memeroleh Rp 500 ribu per hari.

"Tapi itu kotor ya, bukan keuntungan," sebutnya kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (17/4/2019).

Saat hasil buah melimpah beberapa waktu lalu terang Mama Dayat jualannya tak banyak laku. Namun kini penjualannya meningkat. Terlebih dengan buah mangga muda yang masih jarang dijual di pasaran membuat manisannya laku pesat.

"Paling banyak yang dibeli orang memang asam mangga, mangga muda," sebutnya.

Selain manisan mangga muda, Mama Dayat juga masih menjual banyak buah yang dijadikan manisan misalnya nanas, kedondong, cermai dan banyak lagi.

Baca: Ini Yang Dilakukan Tokoh Adat Dayak Meratus di Desa Kiyu Batang Alai HST Sebelum Pemilu 2019

Baca: Prabowo-Sandi Sementara Unggul di HSU dengan 67,36 Persen, Jokowi-Maruf Amin 22,6 Persen

Baca: UPDATED Hasil Quick Count Litbang Kompas 85,54 % Pilpres 2019 & Pemilu 2019 Live Streaming Kompas TV

Kawasan perbatasan Kecamatan Bati-Bati dengan Kecamatan Tambang Ulang Desa Gunung Raja Kabupaten Tanahlaut sendiri dikenal dengan banyaknya pedagang manisan atau pancok. Meski masuk dalam wilayah Desa Gunung Raja namun pedagang memberi nama dagangannya dengan sebutan pancok Bati-Bati.

Selain Mama Dayat, pedagang lain Halimah mengatakan juga sedang banyak pembeli. Selain pembeli dari kawasan Tanahlaut sendiri juga banyak yang datang dari luar kota dan kabupaten.

"Ada yang dari Pangkalanbun, ada juga yang dari Batulicin mau dibawa ke Jakarta," ujarnya.

Buah-buahan yang dipakai sendiri terang Halimah dari buah yang sudah dikumpulkan oleh warga.
"Iya ada pengumpulnya sudah," sebutnya.

Selain buah dari pengepul, Halimah mengatakan juga ada yang didapat dari membeli di toko-toko buah. Buah mangga muda misalnya terang Halimah juga terpaksa dijual lebih mahal karena sulit mendapatkan dan dibelinya dengan harga mahal.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved