Opini

Memanfaatkan Peluang Kredit Program di Kalsel

Perkembangan Kredit Program di Provinsi Kalimantan Selatan lima tahun terakhir ini, bisa dibilang cukup menggembirakan.

Memanfaatkan Peluang Kredit Program di Kalsel
istimewa
Kredit Usaha Rakyat (KUR) 

Oleh: Rintok Juhirman
Kepala Seksi PPA II A Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Selatan

BANJARMASINPOST.CO.ID - Perkembangan Kredit Program di Provinsi Kalimantan Selatan lima tahun terakhir ini, bisa dibilang cukup menggembirakan. Baik dari sisi jumlah pemanfaat kredit program maupun dari sisi jumlah realisasi dana yang dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya para pengusaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Kredit Program yang digulirkan oleh pemerintah merupakan kredit/pembiayaan usaha yang disalurkan oleh lembaga keuangan, badan layanan umum atau koperasi simpan pinjam yang memperoleh fasilitas dari pemerintah untuk pembiayaan usaha mikro, kecil dan menengah.

Setidaknya kredit program yang digulirkan oleh pemerintah itu memiliki dua tujuan yaitu perluasan kesempatan kerja (Pro Job) dan penanggulangan kemiskinan (Pro Poor) melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK) dan peningkatkan kapasitas kelembagaan serta akses UMKM pada sumber pembiayaan.

Baca: Ayo, Jangan Golput!

Baca: Pasar Ahad Kertak Hanyar Perlu Pembenahan

Baca: Kapan Sertifikat Tanah Dibagikan

Sementara itu, potensi UMKM di Provinsi Kalimantan Selatan berdasarkan Sensus Ekonomi (SE) oleh BPS (2016) jumlah usaha/perusahaan berdasarkan skala UMK sebanyak 466.222 dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 964.235 orang yang tersebar di 13 kabupaten/kota.

Kota Banjarmasin merupakan yang tertinggi jumlah UMKnya yaitu 87.666 atau 18,80 persen dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 171.948 orang atau 17,83 persen, dan Kabupaten Balangan merupakan yang terkecil jumlah UMKnya yaitu 12.227 atau 2,62 persen dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 25.098 atau 2,60 persen.

Lantas apa saja program kredit program yang bisa diakses oleh UMKM di Provinsi Kalimantan Selatan saat ini ? Setidaknya terdapat tiga jenis yang bisa diakses oleh UMKM, yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR), Pembiayaan Ultra Mikro (UMi) dan Skema Subsidi Resi Gudang (SSRG).

Kredit Usaha Rakyat (KUR)
KUR adalah kredit/pembiayaan modal kerja dan/atau investasi kepada debitur individu/perseorangan, badan usaha dan/atau kelompok usaha yang produktif dan layak namun belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup. Pelaksanaan KUR bertujuan untuk: Pertama, meningkatkan dan memperluas akses pembiayaan kepada usaha produktif. Kedua, meningkatkan kapasitas daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah. Ketiga, mendorong pertumbuhan ekonomi dan penyerapan tenaga kerja.

KUR di Provinsi Kalimantan Selatan disalurkan oleh Bank Pemerintah/Swasta antara lain: Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN, BRI Syariah, BPD Kalsel, BCA, Bank Sinarmas, Bank Artha Graha Internasional dengan suku bunga KUR sebesar 7% per tahun.

Dengan demikian UMKM banyak pilihan bank penyalur KUR untuk mendapatkan kredit. Adapun syarat utama untuk dapat mengakses KUR yaitu telah mempunyai usaha yang telah berjalan minimal enam bulan dan memiliki nomor identitas kependudukan (NIK) e-KTP.

Halaman
123
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved