Bumi Selidah

FKH Ijejela Bahalap Gelar Seminar Hijau

Kegiatan yang berlangsung di Aula Selidah Kantor Bupati Batola, Kamis (18/04/2019) ini, dibuka Bupati melalui Penjabat Sekda Batola H Abdul Manaf.

FKH Ijejela Bahalap Gelar Seminar Hijau
HUMAS BATOLA
Seminar Hijau di Aula Selidah Kantor Bupati Batola, Kamis (18/04/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Forum Komunitas Hijau (FKH) Ijejela Bahalap terus menggelar aksi. Organisasi peduli lingkungan ini selain melakukan aksi-aksi kebersihan dan penghijauan juga konsern terhadap penanganan sampah.

Teranyar, organisasi yang diketuai Hasbian Noor ini menggelar Seminar Hijau.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Selidah Kantor Bupati Batola, Kamis (18/04/2019) ini, dibuka Bupati melalui Penjabat Sekda Batola H Abdul Manaf.

Kegiatan yang dihadiri Ketua TP-PKK selaku Ketua Tim Swakelola P2KH Hj Saraswati Dwi Putranti Rahmadian Noor, Kepala DLH Fahriana dan para pimpinan SKPD ini melibatkan para organisasi kepemudaan, organisasi dan pelajar peduli lingkungan serta lainnya.

Bupati Batola Hj Noormiliyani AS melalui Penjabat Sekda H Abdul Manaf memberi apresiasi atas terlaksananya seminar yang dinilai akan memberi manfaat terhadap pengelolaan lingkungan.

“Melalui kegiatan ini tentunya kita berharap dapat mewujudkan pelaksanaan program Kota Hijau yang sejalan dengan karakteristik fisik dan sosial budaya lokal,” harapnya.

Bupati menilai, dari kegiatan seminar yang dilaksanakan, memberi gambaran kepedulian organisasi ini akan peran aktif dalam mendukung upaya pemerintah menata dan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, teduh, sejuk, dan bebas dari segala sampah termasuk sampah plastik.

Hal itu sesuai tema yakni “Kita Tumbuhkan Kepedulian Generasi Muda Dalam Mewujudkan Barito Kuala Hijau, Bersih dan Bebas Sampah Plastik.”

Bupati juga mengharapkan, melalui seminar yang dilaksanakan akan mampu mengembalikan kesadaran sekaligus menanamkan kecintaan kepada lingkungan, terutama kepada anak-anak selaku generasi penerus akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.

“Green community merupakan salah satu hal penting dalam pengembangan kota hijau. Komunitas seperti ini memiliki peran untuk menjamin keberlanjutan program di masa mendatang,” katanya.
Terkait keberadaan FKH Ijejela Bahalap, bupati menilai, sangat tepat untuk mewadahi komunitas-komunitas masyarakat yang menitikberatkan pada isu lingkungan dan sosial budaya dalam peningkatan kesadaran masyarakat.

“Saya berharap FKH memberi pemahaman masyarakat tentang pentingnya kota hijau yang bebas sampah bagi keseimbangan fungsi kota yang berkelanjutan, mengajak masyarakat memanfaatkan RTH serta berperan aktif dalam peningkatan kualitas dan kuantitas RTH kawasan perkotaan,” harap bupati. (aol)

Penulis: Edi Nugroho
Editor: Royan Naimi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved