Pilpres 2019

Jokowi Tunggu Hasil Perhitungan Resmi, KPU Tetapkan Hasil Pemilu Paling Lambat 22 Mei

Beberapa lembaga survei sudah merilis hasil hitung cepat sementara. Hasilnya, hingga Rabu (17/4) malam capres dan cawapres nomor urut 01 unggul.

Jokowi Tunggu Hasil Perhitungan Resmi, KPU Tetapkan Hasil Pemilu Paling Lambat 22 Mei
capture/banjarmasin post
Harian Banjarmasin Post Edisi 18 April 2019, Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Beberapa lembaga survei sudah merilis hasil hitung cepat sementara. Hasilnya, hingga Rabu (17/4) malam calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 unggul.

Kendati memenangi hasil hitung cepat, pasangan Jokowi-Ma'ruf memilih menunggu perhitungan Komisi pemilihan Umum (KPU) yang akan ditetapkan paling lambat pada 22 Mei 2019.

Penegasan itu disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan setelah memantau hasil hitung cepat bersama calon wapres Ma'ruf Amin dan seluruh ketua partai pengusung di Djakarta Theater, Thamrin, Jakarta Pusat.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan quick count atau hitung cepat pemilu hanya referensi hasil penghitungan suara.Hasil resmi hanya dikeluarkan dan ditetapkan KPU.

"Kalau ada quick count, ada yang bikin exit poll, jadikan itu sebuah referensi. Jadikan itu sebagai sebuah informasi," kata Arief di kantornya.

Baca: Update Hasil Quick Count Tiap Propinsi :Jokowi Unggul di Jawa-Bali-Papua, Prabowo Sumatera-Sulawesi

Baca: Usai Difitnah Karena Dukung Prabowo, Kini Handphone Ustadz Abdul Somad Dibajak untuk Menipu

Baca: Kebingungan Aurel Hermansyah Hingga Kesedihan Ashanty Saat Usaha Istri Anang Hermansyah Ini Diancam

Capres Prabowo Subianto pun berpendapat sama. Namun begitu, ia sudah merilis hasil perhitungan internal sebagai patokan. Saat jumpa pers di Kertanegara, ia mengklaim sudah memperoleh 62 persen suara.

“Ini adalah hasil real count dalam posisi lebih dari 320.000 TPS,” tegas Prabowo yang tadi malam tidak didampingi Sandiaga Uno.

Pada kesempatan itu, Prabowo meyakini persentase tersebut tidak akan berubah banyak hingga akhir penghitungan dan tidak berbeda dengan rekapitulasi resmi KPU.

“Ini kemenangan bagi rakyat Indonesia. Saya akan jadi presiden seluruh rakyat Indonesia. Bagi saudara-saudara yang membela 01, tetap kau akan saya bela. Saya akan dan sudah menjadi presidennya seluruh rakyat Indonesia,” kata Prabowo.

Baca: Ini Alasan Sandiaga Uno Tak Ikut Dampingi Prabowo Klaim Kemenangan Meski Ada di Rumah

Baca: Prabowo Subianto Sujud Syukur, Kantongi Hasil Quick Count Pilpres 2019 Sebesar 62 %, Sandiaga Uno?

Baca: Prabowo-Sandi Sementara Unggul di HSU dengan 67,36 Persen, Jokowi-Maruf Amin 22,6 Persen

Sedangkan Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta semua pihak untuk tak terpaku pada hasil hitung cepat.

"Kami menghormati proses penghitungan suara secara kredibel yang dilakukan KPU. Bahwa kami akan menghormati dan menunggu hasil resmi KPU. Itu langkah terbaik bagi kita semua termasuk dalam konteks pemilihan legislatif," ujar putra Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, dalam konferensi pers di Kantor DPP Demokrat.

Baca Lebih Lengkap di Harian Banjarmasin Post Edisi dan e-Paper BPost, Kamis (18/4/2019)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved