Berita Banjarmasin

Pemko Banjarmasin Teruskan Trotoar Ramah Difabel, Jumlah Pagu Anggaran Capai Rp18 Miliar

Pengerjaan trotoar untuk Jalan Ayani kilometer satu hingga enam, Banjarmasin nampaknya akan berlanjut.

Pemko Banjarmasin Teruskan Trotoar Ramah Difabel, Jumlah Pagu Anggaran Capai Rp18 Miliar
banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti
Kondisi Jalan A Yani KM 5 Banjarmasin yang direncanakan akan dibuat trotoar. Sejumlah pohon yang kena badan jalan nampak tumbuh di lokasi tersebut 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  Pengerjaan trotoar untuk Jalan Ayani kilometer satu hingga enam, Banjarmasin nampaknya akan berlanjut.

Sebelumnya Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang Kota Banjrmasin sudah melakukan pengerjaan trotoar sepanjang kurang lebih tiga kilometer pada 2018 tadi.

Kemudian tahun 2019 ini Dinas PUPR Kota Banjarmasin juga sudah menganggarkan pembuatan trotoar lanjutan.

Baca: Pasar Agrobisnis Modern di Barabai Bakal Ditambah, Pedagang Bakal Ditata

Baca: Hasil Perolehan Suara Mulan Jameela dan Ahmad Dhani di Pileg Diterima Eks Duet Maia Estianty Begini

Baca: Dirjen Politik Tanyakan Pemilu di Banua Melalui Telekonference, Ini Penjelasan Sekda 

Baca: NEWSVIDEO : 13 Pelajar Ikuti Lomba Bercerita Tingkat Pelajar SD 2019 Se-Kabupaten Banjar

Kabid Jalan Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Chandra menyebut nilainya,  mencapai angka Rp 18 miliar yang masuk pada pagu anggaran.

Proyek trotoar di Banjarmasin rencananya bakal didesain ramah difabel. Hal itu sudah menjadi perencanaan Pemko Banjarmasin sejak beberapa waktu lalu. Belajar dari sejumlah trotoar sebelumnya yang terdapat banyak tanaman.

Pada tahap awal pembuatan trotoar di Jalan Ayani KM 1 Banjarmasin,  PUPR Kota Banjarmasin telah mendesain trotoar sedemikian rupa.

Ada jalur khusus difabel, yakni jalur guiding block berwarna kuning untuk tunanetra. Kemudian disediakan pula jalur khusus untuk pengguna kursi roda.

Namun diakui Chandra trotoar baru yang saat ini ada memang kurang landai. Bidang miringnya terlalu tinggi. Sehingga pada tahap kedua akan ada sejumlah perubahan yang dilakukan, sesuai masukan yang diberikan masyarakat atas kondisi trotoar tersebut. Di antaranya ketinggian dan licinya keramik.

“Mungkin bentuknya akan sama dan kami harapkan lebih landai dan nyaman untuk pejalan kaki dan difabel,” ucap Chandra menerangkan, Kamis (18/4/2019).

Sebutnya direncanakan, pembangunan trotoar di Banjarmasin memang harus ramah difabel. Bahkan khusus untuk proyek trotoar Ayani tahap dua, akan diberi pagar pengamanagar pengendara tidak bsia parkir.

Selain itu jembatan-jembatan yang ada di badan jalan akan menyesuaikan kondisi trotoar. Bahkan sejumlah pohon juga akan ditebang untuk proyek tersebut.

Chandra menjelaskan, karena mekanisme atau desain trotoar yang ramah difabel, maka disepakati pembuatannya akan menebang sejumlah pohon. Karena itu juga dianggap menyesuaikan keberadaan trotoar tersebut yang akan dibuat lurus.

Baca: Naga Banjar 2018 Beri Tips Sukses, Duduk Pun Harus Begini

Baca: Luna Maya Mencak-mencak Dicatat Sudah Menikah, Teman Syahrini Minta Cek KTP, Ini Kisah Dulu

Namun PUPR Kota Banjarmasin juga akan mengganti penebangan tersebut. Selain itu membuat trotoar nampak terlihat menjadi taman dan mengutamakan estetika di pinggiran jalan protokol.

Saat ini diterangkan Chandra proses pembuatan trotoar di Jalan Ayani pada tahap dua sudah menuju proses lelang. Diperkirakan pada pertengahan Mei mendatang lelang didapatkan dan sudah bisa dilakukan pengerjaan hingga Desember 2019.

(banjarmasinpost.co.id/isti rohayanti)

Penulis: Isti Rohayanti
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved