Berita Kotabaru

Pengendara dari Tanjung Serdang Waswas ke Kotabaru, Banyak Rambu Lalu Lintas Tertutupi Semak Blukar

Bukan lantaran jalannya atau kerusakan jalan, melainkan rambu-rambu yang ada. Hampir semua rambu yang ada di samping jalan raya tertutupi rumput liar.

Pengendara dari Tanjung Serdang Waswas ke Kotabaru, Banyak Rambu Lalu Lintas Tertutupi Semak Blukar
banjarmasinpost.co.id/man hidayat
Rambu lalu lintas di jalan Nasional dari Tanjung Serdang Kecamatan Pulau Laut Tengah menuju t Kotabaru banyak yang tertutup pohon dan semak belukar sehingga dikeluhkan warga yang melintas. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Jalan Nasional dari Tanjung Serdang Kecamatan Pulau Laut Tengah menuju pusat Kotabaru dikeluhkan pengendara.

Bukan lantaran jalannya atau kerusakan jalan, melainkan rambu-rambu yang ada. Sebab, hampir semua rambu yang ada di samping jalan raya tertutupi rumput liar.

Dampaknya, pengendara yang baru pertama datang terang saja was-was. Sebab, rambu-rambu yang ada rata-rata banyak yang tertutupi pepohonan, padahal kondisi rute jalannya cukup sulit.

Bukan jalan lurus, melainkan naik turun gunung dan tikungan. Sehingga, pengendara merasa was-was lantaran saat jalan mendaki tidak tahu apa didepannya. Jalan yang ada cukup berbahaya karena sebagian jalan naik gunung tikungan, turunan tukungan.

Sementara rambu yang ada banyak yang tertutup pohon sehingga tak diketahui pengendara. Pengendara pun mengeluh lantaran kondisi tersebut yang tak diperhatikan pemerintah daerah terkait keselamatan pengendara.

Baca: Bangunan Mewah RSUD Kotabaru Mangkrak Bertahun-tahun, Sekda : 2020 Dilanjutkan

Mukhlis misalnya, dia yang sudah lama ke Kotabaru itu terkejut saat melewati jalan tersebut. Sebab kondisi jalannya naik turun gunung dan tikungan, sementara rambu-rambunya banyak yang tidak kelihatan.

"Bahaya sekali, rambu-rambunya itu sudah hampir tertutup semua. Kalau dari kejauhan banyak yang tidak kelihatan. Kok tidak dirawat atau dibersihkan, " katanya.

Menurutnya, pihak terkait harusnya memperhatikan keselamatan berlalu lintas. Bila rambu tak lagi berguna, nyawa pengendara terang saja terancam. Sebab, pengendara tak tahu jalur seperti apa yang ada didepannya.

"Jadi terpaksa saya jalan pelan-pelan karena takut. Harus hati-hati apalagi orang baru, " katanya.

Serupa dengan Mukhlis, Narti yang baru-baru ini ke Kotabaru dari Batulicin saat melayat ke rumah ke rabatnya yang meninggal dunia juga terkejut dengan kondisi jalannya. Dia yang tak pernah ke Kotabaru terkejut melihat jalannya terutama rambu yang hampir tertutup pohon.

Rambu lalu lintas di jalan Raya Tanjung Serdang menuju ke Kotabaru, rata-rata tertutupi pohon.
Rambu lalu lintas di jalan Raya Tanjung Serdang menuju ke Kotabaru, rata-rata tertutupi pohon. (banjarmasinpost.co.id/man hidayat)
Halaman
12
Penulis: Man Hidayat
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved