Berita Kabupaten Banjar

Peserta Lomba Bercerita Pelajar se-Kabupaten Banjar Hanya Diberi Waktu 15 Menit, Ini Temanya

Sebanyak 13 pelajar sekolah dasar mewakili sekolah masing-masing mengikuti Lomba Bercerita tingkat SD 2019 Kabupaten Banjar, Kamis (18/04/2019).

Peserta Lomba Bercerita Pelajar se-Kabupaten Banjar Hanya Diberi Waktu 15 Menit, Ini Temanya
banjarmasinpost.co.id/idda royani
SEMANGAT - Para peserta lomba bercerita Kabupaten Banjar penuh semangat. Masing-masing mereka mengenakan kostum berbeda, mulai yang sederhana ala kasual hingga busana adat. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sebanyak 13 pelajar sekolah dasar mewakili sekolah masing-masing mengikuti Lomba Bercerita tingkat SD 2019 Kabupaten Banjar, Kamis (18/04/2019).

Ajang kreativitas pelajar tersebut digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banjar. Pendopo di lingkungan rumah dinas Bupati Banjar di kawasan Jalqn A Yani, Martapura, menjadi tempat penyelenggaraan event tahunan tersebut.

Tema lomba tersebut yakni tentang cerita rakyat yang merupakan bagian dari budaya Indonesia. "Peserta bebas memilih cerita yang ditampilkan, tapi tentu akan lebih baik jika mengeksplorasi kearifan budaya lokal. Di Banua ini juga banyak cerita rakyat yang bagus diangkat," ucap Kepala Dinas Perpustakan dan Kerasipan Banjar, Yasna Khairina.

Ia menuturkan tiap peserta diberi waktu maksimal 15 menit saat tampil. Mereka juga diberi kebebasan mengembangkan cerita rakyat yang diangkat, misalnya memadukan dengan tarian atau dengan lukisan.

"Tentunya juga diharapkan diselipkan pesan-pesan moral sehingga cerita rakyat dijabarkan lebih mengena," tandasnya.

Baca: Lomba Bercerita Pelajar SD Banjar Digelar, Segini Jumlah Pesertanya

Baca: Usai Difitnah Karena Dukung Prabowo, Kini Handphone Ustadz Abdul Somad Dibajak untuk Menipu

Baca: Resmi Bawa Pulang Mobil Suzuki Ignis, Nasabah BRI Trisna Kaget Dikunjungi Langsung ke Rumah

Penampilan peserta dinilai secara lomprehensif oleh tiga orang juri. Tak cuma penguasaan materi cerita, tapi juga ekspresi, intonasi, interaksi, hingga kepiawaian menyisipkan pesan moral serta unsur seni lainnya.

Penilaian dilakukan secara objektif karena juri berpengalaman pada bidang tersebut meski berlatarbelakang berbeda. Ketiga juri tersebut yakni Abdurhaman (kabid Pemuda, Dispora Banjar), Syamsudin Arsy (direktur Kindai Seni Kreatif), Fakhrudin (Penyuluh KB Banjar).

Yasna mengatakab seluruh peserta adalah pelajar SD berbakat yang sebelumnya masing-masing telah menjalani seleksi di tingkat sekolah. Juara lomba selanjutnya akan mewakili Banjar pada ajang serupa tingkat provinsi yang rencananya juga bakal digelar dalam bulan ini (April).

(banjarmasinpost.co.id/roy)

Penulis: Idda Royani
Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved