Berita Banjar

Peserta Naga Banjar 2019 Disyaratkan Tiga Bahasa Asing, Ini Tiga Bahasa yang Sebaiknya Dikuasai

Pemilihan Nanang Galuh (Naga) Banjar, kembali dihelat oleh Dinas kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banjar.

Peserta Naga Banjar 2019  Disyaratkan Tiga Bahasa Asing, Ini Tiga Bahasa yang Sebaiknya Dikuasai
banjarmasinpost.co.id/idda royani
Puluhan muda-mudi Banjar antusias mengikuti technical meeting Seleksi Naga Banjar 2019 Kabupaten Banjar, Kamis (18/04/2019) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Ajang bergengsi kawula muda, Pemilihan Nanang Galuh (Naga) Banjar, kembali dihelat oleh Dinas kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banjar, Kamis (18/04/2019). Respons kalangan remaja/pemuda di Bumi Barakat pun cukup tinggi.

Hingga pelaksanaan technical meeting, Kamis pagi, pendaftar terus mengalir. "Jumlah sementara hingga tengah hari ini sudah sebanyak 103 orang yang mendaftar. Angkanya masih bisa betambah hingga sore nanti," ucap Sekretaris Disbudpar Banjar Aidi Hikmatullah didampingi Kepala Bidang Pariwisata, Badiah.

Tak gampang untuk menjadi Naga 2019. Pasalnya, seperti tahun sebelumnya pihak panitia juga mematok sejumlah persyaratan formal yang wajib dipenuhi oleh pendaftar.

Baca: Ustadz Abdul Somad Dituding Langgar Netralitas ASN di Pemilu 2019, MenPAN-RB Beri Penjelasan

Baca: Dinkes Banjar Buka Layanan Darurat 1 x 24 jam, Hubungi Nomor ini Jika Terjadi Keadaan Emergency

Baca: Beda Sikap PKS dengan Prabowo Subianto pada Hasil Quick Count, PKS Percaya, Capres 01 Ragukan

Di antaranya yakni tinggi badan minimal bagi laki-laki 165 sentimeter dan bagi perempuanminimal 160 sentimeter. Belum menikah dan berusia 16 hingga 24 tahun.

Selain itu, tahun ini panitia juga menyodorkan tiga jenis bahasa asing kepada pendafar yakni Bahasa Inggris, Bahasa Arab, dan Mandarin.

"Tidak harus ketiga-tiganya dikuasai. Salah satunya juga bagus, terutama bahasa Inggris yang merupakan bahasa global," ucap Badiah.

Apakah penguasaan bahasa asing tersebut harus mumpuni? Pejabat eselon III di Bumi Barakat ini mengatakan tidak.

"Kalau bisa mumpuni tentu lebih bagus, tapi setidaknya secara pasif lah," tandasnya.

Ia mengatakan ajang pemilihan Naga Banjar 2019 tingkat Kabupaten Banjar tak mempersoalkan domosili.

Karena itu, pendaftar tak diharuskan mencantumkan kartu tanda penduduk (KTP). "Muda-mudi dari luar Banjar pun boleh ikut," sebutnya.

Terpenting peserta memiliki kemampuan dan wawasan yang luas mengenai budaya dan kepariwisataan di Kabupaten Banjar. Pasalnya kelak mereka yang terpilih sebagai pemenang akan dinobatkan sebagai Duta Wisata Banjar 2019.

Baca: Reaksi Pilu Ifan Seventeen Lihat Nama Dylan Sahara di Daftar Caleg dalam Surat suara Pemilu 2019

Baca: Dua Punggawa Barito Putra Rafly dan Febrian Dipanggil Seleksi Timnas U18

Bakal ada sembilan pasang Naga yang nanti dipilih dan dinobatkan sebagai Duta Wisata Banjar. Sementara itu bagi juara pertama (sepasang) akan mewakili Kabupaten Banjar pada ajang serupa tingkat Provinsi Kalimantan Selatan.

Kamis pagi, para pendaftar menjalani technical meeting di Aula kantor Disbudpar Banjar di kawasan Jalan A Yani, AMrtapura. Seluruh peserta antusias menyimak pemaparan panitia nanang galuh banjar.  (banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved