Pilpres 2019

Sebanyak 1.395 TPS Gelar Pemilu Susulan, Ini Penyebab Utamanya Kata Anggota Bawaslu

Rata-rata permasalahan karena keterlambatan logistik pemungutan suara. Ada pula karena tidak ada warga yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT)

Sebanyak 1.395 TPS Gelar Pemilu Susulan, Ini Penyebab Utamanya Kata Anggota Bawaslu
capture/banjarmasin post
Harian Banjarmasin Post Edisi 18 April 2019, Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Sebanyak 1.395 Tempat Pemungutan Suara (TPS) berpotensi dilakukan pemungutan suara susulan. Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Fritz Edward Siregar menjelaskan terdapat 367 TPS di Distrik Abepura Jayapura dan 335 TPS di Distrik Jayapura Selatan di Kota Jayapura yang akan dilakukan pemungutan suara susulan.

Tak hanya di Jayapura, ada 228 TPS di Kabupaten Intan Jaya berpotensi mengulang pencoblosan.

“Di distrik kabupaten Intan Jaya 228 TPS sehingga total TPS berpotensi pemungutan suara susulan 1.395 TPS,” kata Fritz di Jakarta, Rabu (17/4).

Fritz menjelaskan rata-rata permasalahan itu terjadi karena keterlambatan logistik pemungutan suara. Ada pula karena tidak ada warga yang masuk Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Dikatakannya pula ada 38 TPS yang berpotensi melakukan pemungutan suara ulang. Di antaranya di TPS 68 Tower Lotus Apartemen Kalibata City Jakarta Selatan.

Baca: BJ Habibie MInta Masyarakat Bergandengan Tangan Tunggu Hasil Perhitungan Resmi KPU

Baca: Hanya Ada 2 Surat Suara dan Satu Pemilih di Lapas Perempuan Martapura, Bupati Banjar Kecewa

Baca: Usai Difitnah Karena Dukung Prabowo, Kini Handphone Ustadz Abdul Somad Dibajak untuk Menipu

Komisioner Bawaslu Jakarta Selatan Abdul Salam mengatakan sebab musabab Bawaslu Jakarta Selatan merekomendasikan pemungutan suara ulang karena ada satu pemilih bernama Isty Firnasari yang menggunakan KTP luar Jakarta.

“Atas kelalaian petugas KPPS. Kami merekomendasikan dan yang memutuskan KPU bahwa di TPS ini ada pemungutan suara ulang dalam tempo 10 hari,” kata Abdul Salam.

Di Kecamatan Jambi Timur Kota Jambi, sebanyak 21 TPS juga akan melakukan pemungutan suara susulan. Itu karena kebanjiran. Akibatnya banyak kotak suara yang berisikan surat suara rusak.

Komisioner KPU Kota Jambi Hajairin mengatakan dari hasil koordinasi dengan masyarakat, disepakati pemilihan ulang dilakukan Kamis (18/4).

“Pemilihan Kamis pagi besok itu bagi warga yang belum memilih di 21 TPS, dan saya harap masyarakat yang sudah memilih bisa mendukung melancarkan pemilihan karena TPS dilanda banjir saat hujan deras,” ujarnya.

Baca: Update Hasil Quick Count Tiap Propinsi :Jokowi Unggul di Jawa-Bali-Papua, Prabowo Sumatera-Sulawesi

Baca: Mulan Jameela Pasrah Tentang Pencalonannya dengan Ahmad Dhani, Dul & Al Pilih Bersama Maia Estianty

Baca: Ini Alasan Sandiaga Uno Tak Ikut Dampingi Prabowo Klaim Kemenangan Meski Ada di Rumah

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan pemungutan suara susulan bisa diputuskan KPU lokal. “Rekomendasikan tidak perlu sampai ke KPU RI, misalnya ada pemungutan suara susulan karena sesuatu hal itu bisa diputuskan di tingkat lokal,” ujarnya.

Menurutnya, penyelesaian masalah pada tingkat kabupaten/kota dapat dilakukan dengan cara berkoordinasi dengan Bawaslu setempat. “Beberapa hal yang misalnya KPU kabupaten/kota bersama Bawaslu kabupaten/kota berkoordinasi, lalu mengeluarkan kebijakan bisa cukup diselesaikan di tingkat lokal saja,” tuturnya. (Tribun Network/den/gle/kps/wly)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved