Berita HSS

Tak Miliki Sertifikat, Wira Usahawan HSS Sulit Dapat Bantuan Modal, Wabup Berpesan Ini

Di HSS, baru tiga pengusul yang mendapatkan bantuan dari program kementerian tersebut. Padahal banyak potensi.

Tak Miliki Sertifikat, Wira Usahawan HSS Sulit Dapat Bantuan Modal, Wabup Berpesan Ini
istimewa/Dinas Kominfo HSS
WAbup HSS, Syamsuri Arsyad (tengah) saat membuka Pendidikan dan Pelatihan Kewirausahaan, Kamis (18/4/2019) di Gedung BKD Dua, Kandangan, HSS. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KANDANGAN - Salah satu syarat mengajukan proposal untuk mendapatkan bantuan program dari Kementerian Koperasi dan UMKM bagi wira usahawan pemula adalah memiliki sertifikat dari lembaga yang berwenang. 

Namun, di Kabupaten Hulu Sungai Selatan, baru tiga pengusul yang mendapatkan bantuan dari program kementerian tersebut. Padahal banyak potensi dari usaha dan pelaku usaha di HSS yang bisa diusulkan.

 “Karena terkendala sertifikat tadi, kami tak bisa mengusulkan bantuan tadi,”kata Kepala Bidang Koperasi Fitri, saat menyampaikan laporan pada Pelatihan Kewirausahaan bagi wirausahawan pemula yang digelar DInas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Perindustrian (DIsperindagkop UKP), Kamis (18/4/2019) di Gedung BKD Dua.

Baca: Dinkes Banjar Buka Layanan Darurat 1 x 24 jam, Hubungi Nomor ini Jika Terjadi Keadaan Emergency

Baca: Respons Tak Terduga PKS & Demokrat Sikapi Hasil Quick Count Pilpres 2019 Jokowi vs Prabowo Subianto

Baca: Dua Punggawa Barito Putra Rafly dan Febrian Dipanggil Seleksi Timnas U18

Pelatihan yang dibuka Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad menghadirkan narasumber dari Disperindagkop UKP HSS, serta dari Lembaga Pemberdayaan Koperasi  dan UKM Banjarmasin, H Asman. Selain diberikan bekal pengetahuan,60 peserta juga bakal mendapatkan sertifikat kewirausahaan .

Fitri menjelaskan, pelatihan tersebut dilaksankan dari 18 sampai 20 April 2019 mendatang. Pesertanya, terdiri unsure UKM, peneriman manfaat bantuan sosial, seperti PKH, binaan P2WKSS, kades Posyandu serta unsure lainnya.

“Selain memberikan pembekalan danketerampilan manajerial bagi pelaku usaha mikro dan koperasi, juga menambah gairah berusaha. Juga meningkatkan daya saing pelaku usaha,”katanya.

Sertifikat  digunakan sebagai salah satu syarat dalam mengajukan proposal wirausaha pemula yang merupakan program dari Kementerian Koperasi dan UKM RI, untuk mencetak wirausaha baru secara nasional.

 Diiinfokankan pula,  serapan program tersebut di Kabupaten HSS masih rendah dari tahun 2017-2018. “Hanya tiga pengusul yang mendapatkan bantuan dengan nominal Rp10 juta hingga Rp 12 juta.

Padahal sebenarnya banyak potensi dari usaha dan pelaku usaha kita di HSS yang dapat diusulkan. DIharapkan setelah mendapatkan sertifikat, akan lebih mudah,”jelasnya.

 Disebutkan, kegiatan pelatihan dimajukan dari jadwal awal Juli dan Agustus, karena pengusulan proposal harus masuk Mei, agar bisa diajukan juga tepat waktu.

Wakil Bupati HSS Syamsuri Arsyad, mengimbau peserta memanfaatkan kesempatan tersebut, dalam rangka pengembangan usahanya.

Menurut Wabup, kegiatan tersebut sejalan dengan visi dan misi Kabupaten HSS,  "Bangkit bersama Aghnia untuk berwirausaha". “Kami akan terus melakukan pendampingan melalui SKPD terkait,”katanya.

Baca: Misteri Luna Maya Sudah Menikah Terungkap, Status Teman Syahrini Itu Sudah Ada Sejak Pilkada 2017

Baca: Lucinta Luna dan Nikita Mirzani Tak Lagi Berseteru, Ini Curhat Pilunya ke Mantan Dipo Latief

 Diharapkan, para peserta mendapat wawasan cara mengelola usaha dengan baik, sesuai standar. Sebab, UKM dan jasa yang dirintis dari bawah terbukti lebih tahan dan kuat terhadap krisis keuangan dibanding yang lain.

”Terpenting pelaku usaha tidak terjebak rentenir.  Kami mengupayakan membantu memfasilitasi pemenuhan permodalan dengan pihak lain, seperti perbankan dengan catatan bunga pinjaman rendah,”kata Wabup. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

 

Penulis: Hanani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved