PIlpres 2019

Warga Martapura Bikin Bilik dari Plywood, Surat Suara Kurang Separuh dan Surat Suara DPR-RI Habis

Kotak suara berisi surat suara diantar menggunakan kendaraan roda tiga bertuliskan Dinas Perkim Kabupaten Banjar. Itu tak disertai bilik pencoblosan.

Warga Martapura Bikin Bilik dari Plywood, Surat Suara Kurang Separuh dan Surat Suara DPR-RI Habis
capture/banjarmasin post
Harian Banjarmasin Post Edisi 18 April 2019, Halaman 1 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Pemilihan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 08 Kelurahan Landasanulin Selatan Kecamatan Lik Lianganggang Banjarbaru sempat dijeda satu jam lebih. Itu karena surat suara untuk kertas DPR RI habis. Berdasarkan DPT seharusnya ada 94 surat suara. Ternyata yang tersedia hanya 46 surat suara.

“Pemilihan dimulai pukul 07.00 Wita. Saat surat suara dihitung, untuk DPR RI kurang cukup banyak yakni separuh lebih. Kurangnya 48 surat suara,” kata Anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 08 Rabianto.

Sekitar pukul 09.00 Wita, surat suara DPR RI habis sehingga pemilihan diistirahatkan menunggu surat suara tambahan datang. “Pencoblosan dilanjutkan lagi pukul 10.15 Wita,” katanya.

Kasus serupa terjadi di TPS 13 Jalan Batuah Gang Rel RT 2 RW 3 Kelurahan Jawa Kecamatan Martapura Kota Kabupaten Banjar.

Namun di sini lebih parah. Hingga pukul 09.00 Wita belum juga digelar pemungutan suara. Itu karena logistik pemilu baru tiba di TPS tersebut, Rabu (17/4) sekitar pukul 08.30 Wita.

Baca: Ini Alasan Sandiaga Uno Tak Ikut Dampingi Prabowo Klaim Kemenangan Meski Ada di Rumah

Baca: Usai Difitnah Karena Dukung Prabowo, Kini Handphone Ustadz Abdul Somad Dibajak untuk Menipu

Baca: Prabowo Subianto Sujud Syukur, Kantongi Hasil Quick Count Pilpres 2019 Sebesar 62 %, Sandiaga Uno?

Kotak suara berisi surat suara diantarkan menggunakan kendaraan roda tiga bertuliskan Dinas Perkim Kabupaten Banjar. Itu tidak disertai bilik pencoblosan.

Atas inisiatif warga dan beberapa petugas TPS dibuatlah bilik seadanya dengan menggunakan plywood atau kayu lapis.

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 13 Ramadaniah pun heran dengan kejadian ini. Dia mengatakan mereka sedari Selasa malam menunggu kedatangan logistik.

“Semalaman kami tunggu tak datang. Kami tidak mengetahui mengapa sampai terjadi demikian. Logistik ini pun kiriman dari TPS di Jalan A Yani Kilometer 39 Kelurahan Jawa,” katanya.

Ternyata suara suaranya pun kurang. Jumlah warga yang masuk DPT di TPS itu ada 164 orang. Ini belum termasuk pemilih tambahan. Rahmadaniah pun melaporkannya kepada petugas Bawaslu Banjar yang ada di TPS.

Hal yang sama terjadi di TPS 2 Pekauman Dalam Martapura. Pemilih yang datang pun protes karena mereka ingin melanjutkan aktivitasnya bekerja. (lis/has)

Editor: Elpianur Achmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved