Opini

Ketidakadilan di Dunia Pangkal Petaka Akhirat

ALHAMDULILLAH pemilu serentak 17 April 2019 selesai, tinggal menunggu hasil akhir. Sebenarnya sudah ada takdir ketentuan Allah.

Ketidakadilan di Dunia Pangkal Petaka Akhirat
Airul Syahrif
KH Husin Nafarin MA 

Oleh: KH Husin Naparin

Ketua Umum MUI Prov Kalsel

ALHAMDULILLAH pemilu serentak 17 April 2019 selesai, tinggal menunggu hasil akhir. Sebenarnya sudah ada takdir ketentuan Allah, siapa pemenangnya dan siapa yang kalah.

Katakanlah, wahai Tuhan yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut dari orang yang Engkau kehendaki.

Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkau-lah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu. (QS 3/26).

Lewat pelaksanaan pemilu, Allah SWT menilai mana pemenang hakiki dan adakah memenang yang dimanipulasi. Semua berharap pihak penyelenggara bertindak seadil-adilnya, sehingga tidak ada dusta di antara kita.

Siapa saja oknum (caleg atau penyelenggara yang berani membuka pintu kebohongan) akan menanggung akibatnya di akhirat, kendati di dunia mendapat kemenangan.

Apalah artinya kemenangan palsu di dunia dinikmati lima tahun, deritanya akan dipikul di akhirat sepanjang masa. Siapa saja yang merampas hak orang lain, ia harus mengembalikan kepada pemiliknya yang sah. Allah SWT akan menegakkan keadilan seadil-adilnya.

Ada seekor kambing yang memiliki tanduk, sewaktu di dunia menanduk kambing lain yang tidak mempunyai tanduk. Dipertanyakan, mengapa kau menanduk saudaramu? Setelah eksekusi pembalasan dilaksanakan, keduanya menjadi tanah.

Hal ini bukan berarti hewan-hewan mendapat taklif hukum; tidak, tetapi Allah hendak menunjukkan keadilan kepada manusia.

Halaman
12
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved